Emir Mengaku Menyesal Unggah Konten Ujaran Kebencian ke Kapolri

0

Sidoarjo, Investigasi.today – Sebuah pengakuan keluar dari mulut Emir Rianto (56) tersangka pengunggah ujaran kebencian asal Sidoarjo. Dia mengaku bahwa tidak ada maksud sedikitpun untuk menjelek – jelekkan Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian. Dirinya hanya mengaku emosi saat melihat vidio yang beredar dengan konten menginjak – injak kitab suci Al-Qur’an.

Warga Perumahan Deltasari Indah, Waru Sidoarjo ini mengaku bahwa tidak mengetahui betul dimana kejadian tersebut. Yang dia tahu, konten provokasi dengan memajang foto Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian didapatnya dari sebuah grup Facebook The Muslim Cyber Army pada November 2017 lalu.

“Saat itu saya hanya mengunggah ulang konten tersebut. Saya hanya emosi menyaksikan vidio yang menginjak – injak Al-Qur’an” kata Emir (6/02/2018).

Emir mengaku, dirinya sangat kaget didatangi petugas kepolisian. Dan ternyata setelah diperiksa di Mapolres berkaitan dengan konten yang telah diunggah 2017 lalu. Pihaknya mengakui kesalahannya atas unggahan yang berkonten provokasi tersebut.

“Saya tetap akan mempertanggung jawabkan ini. Setelah kejadian itu, saya akan lebih berhati – hati dalam menggunakan media sosial” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrin Polresta Sidoarjo, Kompol. Muhammad Harris menyatakan tetap melakukan proses hukun terhadap ER, meski tidak dilakukan penahanan. Saat ini, pihaknya sudah membuat Surat Pemberitahuan dimuali Penyidikan (SPDP).

“Tinggal kita serahkan berkasnya ke kejaksaan untuk dilakukan koreksi” ujar Harris.

Dalam aksinya, pelaku melakukan seorang diri dan terungkapnya kasus ini sudah mendapat atensi dari Mapolda Jatim. Untuk sementara, akun Facebook milik tersangka masih diambil alih oleh pihak kepolisian untuk dilakukan pengembangan. (Kudori/Arya)