Tuesday, August 18, 2026
HomeBerita BaruJatimEmpat Siswa SMAN 1 Cerme Menjadi Wajah Generasi Muda Gresik di Paskibraka...

Empat Siswa SMAN 1 Cerme Menjadi Wajah Generasi Muda Gresik di Paskibraka 2026

4 siswa SMAN 1 Cerme

Gresik, Investigasi.today — Empat siswa terbaik SMAN 1 Cerme dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gresik 2026. Mereka tampil dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Senin (17/8/2026).

Keempat siswa tersebut yakni Farhan Aziansyah dari kelas X-1, Cozza Ellua C. dari kelas X-10, Naila Fitrahtu Z. dari kelas X-10, dan Bayu Aria W. dari kelas X-1.

Keikutsertaan mereka bukan sekadar pencapaian personal. Di balik seragam putih Paskibraka yang dikenakan, melekat nama SMAN 1 Cerme, keluarga, sekaligus harapan lahirnya generasi muda Gresik yang disiplin, tangguh, berkarakter dan memiliki jiwa nasionalisme kuat.

Keempatnya terpilih setelah melewati proses seleksi dan pembinaan sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Gresik 2026. Proses tersebut menuntut kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, konsentrasi hingga kemampuan bekerja dalam satu komando.

Bagi SMAN 1 Cerme, kepercayaan tersebut menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa, bukan hanya di bidang akademik, tetapi juga kepemimpinan, karakter, kedisiplinan dan kebangsaan.

Empat Siswa, Satu Kehormatan

Nama Farhan, Cozza, Naila dan Bayu tahun ini menjadi bagian dari barisan yang mendapat kehormatan mengawal salah satu prosesi paling sakral dalam peringatan kemerdekaan.

Menjadi Paskibraka bukan perkara berdiri tegak dan melakukan gerakan baris-berbaris. Ada proses panjang yang harus dilewati. Ketepatan langkah, kekompakan, ketahanan fisik, konsentrasi, disiplin waktu serta kesiapan mental menjadi bagian dari pembinaan yang mereka jalani.

Seluruh proses itu kemudian menemukan puncaknya pada 17 Agustus 2026.

Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik, TNI-Polri, aparatur sipil negara, pelajar dan masyarakat, keempat siswa tersebut berdiri tegap menjalankan tugas sebagai bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik.

Pada momentum itulah latihan panjang berubah menjadi sebuah pengabdian.
Merah Putih yang mereka kawal bukan sekadar simbol negara. Di dalamnya terdapat sejarah perjuangan, pengorbanan para pahlawan dan nilai kemerdekaan yang diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Karena itu, ketika empat siswa SMAN 1 Cerme berdiri dalam barisan Paskibraka, yang mereka bawa bukan hanya seragam dan atribut.

Mereka membawa nama sekolah, keluarga dan wajah generasi muda Gresik.

Kepala SMAN 1 Cerme: Bukti Konsistensi Sekolah Cetak Siswa Berprestasi

Kepala SMAN 1 Cerme, Indah Nusa Rini, menyampaikan kebanggaan atas capaian empat siswanya yang berhasil dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik 2026.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang sekolah dalam mendorong siswa untuk berani berkompetisi, mengembangkan potensi dan mengukir prestasi di berbagai bidang.

“Kami sangat bangga dengan empat siswa SMAN 1 Cerme yang dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik tahun ini. Ini bukan hanya kebanggaan bagi siswa dan orang tua, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar SMAN 1 Cerme,” ujar Indah Nusa Rini.

Ia menambahkan, SMAN 1 Cerme selama ini terus memberikan ruang kepada para siswa untuk berkembang dan berprestasi.

“Banyak prestasi yang sudah diraih oleh sekolah dalam berbagai lomba sampai tingkat nasional. Kami ingin capaian ini terus menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk berani berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tuturnya.

Menurut Indah, pengalaman menjadi Paskibraka juga memiliki nilai pendidikan yang sangat penting karena membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan dan rasa cinta Tanah Air.

“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang tugas pada saat upacara, tetapi juga tentang proses pembentukan karakter. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk menjadi generasi muda yang bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan,” katanya.

Dari Sekolah Menuju Panggung Kehormatan

Capaian empat siswa tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan karakter tidak berhenti di dalam ruang kelas.

Sekolah menjadi tempat bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab, berani mengambil peran dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Paskibraka menjadi salah satu ruang nyata untuk menguji nilai-nilai tersebut.

Farhan, Cozza, Naila dan Bayu telah melewati proses panjang sebelum akhirnya berdiri di tengah momentum sakral peringatan kemerdekaan.

Farhan bersama kedua orang tuanya

Setelah tugas selesai, kebanggaan itu pun terekam dalam dokumentasi bersama keluarga di halaman Kantor Bupati Gresik. Senyum mereka menjadi penanda berakhirnya rangkaian latihan sekaligus lahirnya pengalaman baru yang tidak akan mudah dilupakan.

Bagi keempat siswa tersebut, 17 Agustus 2026 bukan sekadar tanggal merah di kalender.

Itu adalah hari ketika mereka, sebagai pelajar, mendapat kepercayaan untuk berdiri di barisan kehormatan dan menjalankan tugas membawa nama Kabupaten Gresik dalam peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi SMAN 1 Cerme, capaian itu juga menjadi pengingat bahwa dari lingkungan sekolah dapat lahir anak-anak muda yang berani mengambil tanggung jawab, berprestasi dan siap berdiri di barisan terdepan menjaga semangat kebangsaan.

Farhan Aziansyah. Cozza Ellua C. Naila Fitrahtu Z. Bayu Aria W.

Empat siswa. Satu sekolah. Satu kehormatan. Satu Merah Putih.

Mereka telah menorehkan satu bab penting dalam perjalanan sebagai pelajar—berdiri tegak bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi untuk membawa nama sekolah dan menghidupkan semangat Indonesia di hadapan bangsa. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular