Harga Gula Pasir di Sumenep Melambung, Hairul; Operasi Pasar Harus Segera Dilakukan

0
Ketua Kadin Sumenep, Hairul Anwar

Sumenep, Investigasi.today – Harga gula pasir di pasaran, khususnya di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus melambung tinggi hingga kisaran Rp18-20 ribu per kilogram. Kondisi seperti ini membuat masyarakat semakin menjerit, apalagi saat ini menjelang bulan suci ramadhan dan masyarakat juga dihantui oleh wabah virus Corona.

Terkait hal ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep Hairul Anwar menjadi prihatin dan meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah atau terobosan, salah satunya dengan cara melakukan operasi pasar.

“Operasi pasar ini bisa dilakukan melalui distributor atau langsung ke konsumen (masyarakat), yang penting pemerintah bisa memantau dan mengendalikan harga,” ungkapnya.

Hairul menambahkan melonjaknya harga gula pasir dipasaran, disebabkan pendistribusian dari perusahaan kepada distributor terhenti akibat wabah virus corona. “Meski sejumlah perusahaan berhenti memproduksi dan harga gula pasir naik, namun stok masih aman,” jelas pengusaha muda ini.

“Berbeda jika kelangkaan akibat stok di pemerintah habis. Jika itu terjadi, pemerintah harus melakukan impor dari negara lain,” terangnya.

Menghadapi situasi seperti ini, Hairul mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, karena Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam waktu dekat akan melakukan operasi pasar dan harga gula pasir dipasaran akan segera pulih seperti sebelumnya.

“Untuk mengatasi melonjaknya harga gula pasir menjelang bulan Ramadhan ini. Sesuai hasil rapat, pemda akan segera melakukan operasi pasar,” tandasnya. (Fathor)