Jadi Tersangka KPK, Istri Muafag; Suami Saya Orangnya Jujur

0


Istri Kemenag Gresik, Kurningyat (49)

GRESIK, Investigasi.Today – Pasca ditangkapnya Kepala Kemenag Gresik oleh KPK, Kurningyat (49) istri Muafaq Wirahadi menilai dugaan suap berupa uang yang diberikan suaminya terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy merupakan bentuk ucapan terima kasih.

Hal tersebut disampaikan Kurningyat kepada wartawan di kediamannya, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (16/3) kemarin.
“Pemberian itu (dugaan uang suap, red) sebagai bentuk ucapan terima kasih saja,” ucapnya.

Kurningyat mengaku mengetahui kabar penangkapan suaminya dari televisi. Sebagai istri, ia tak percaya suaminya melakukan perbuatan yang dituduhkan, sebab menurutnya suaminya adalah orang yang jujur dan berharap KPK segera membebaskannya.

Terakhir kali Ia bertemu dengan suaminya pada Rabu (13/3), malam. Saat itu, suaminya pamit ke kantor Kemenag Gresik. “Waktu itu pamitnya ke kantor. Suami bilang tidak mau ke mana-mana, pokoknya di kantor, bermalamnya di kantor,” ungkapnya.

Ketika mendapat kabar bahwa suaminya ditangkap KPK, pada Jum’at (15/2), Kurningyat mengaku tidak menghubungi suaminya karena selama ini suaminya yang selalu menelepon.

Saat ditanya hubungan suaminya dengan Haris Hasanuddin selaku Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kurningyat mengatakan bahwa keduanya sudah seperti saudara. “Sudah lama dekat, mulai di Gresik, pak Haris waktu itu Kepala Kemenag Gresik, bapak sebagai Kasi, seperti kakak beradik, pokoknya akrab sekali, dan cocok,” terangnya.

Terkait kedatangan petugas KPK ke rumahnya, Kurningyat mengungkapkan pada Jum’at (15/3) petang pasca suaminya terkena OTT KPK di Surabaya, ada tiga petugas KPK datang untuk melakukan penggeledahan sekitar 15 menit. “Mereka menanyakan kamar, meja, dan lemari khusus milik suami saya, karena tidak memang tidak punya. Tidak ada yang disegel,” tandasnya

Untuk diketahui, Kepala Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh KPK pasca OTT di salah satu hotel di Surabaya. Ia diciduk komisi antirasuah bersama Romahurmuziy (Romy), Ketua Umum PPP, dalam kasus dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. Selain Romy dan Muafaq, KPK juga menetapkan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin sebagai tersangka. (Salvado)