JALAN LINTAS DESA PUTAT LOR DAN PUTAT KIDOL RUSAK PARAH.

0
Malang,
Investigasitop.com – Jalan lintas
antara 2 Desa Rusak Parah, dari jalan protokol Desa Putat Lor sampai jalan
tembusan Desa Putat Kidol Kecamatan Gondang Legi, jalan banyak yang ngelupas,
penuh denga lubang.
Dari dua desa, jalan
yang rusak itu juga jalur lintas mulai Desa Ganjaran, Putat Lor, Putat Kidol
sampai ke Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi.
Menurut keterangan
warga setempat Rabo 17/5,  jalan lintas
yang rusak penuh lubang itu seringkali memakan korban para pengguna jalan,
seperti yang terjadi pada Endah warga Sepanjang yang sedang melintas di jl.
raya Putat Lor saat jemput anaknya pulang sekolah dari Mandrasah Aliyah Negeri
(MAN) Gondanglegi.
Saat turun hujan lubang
yang berada di tengah jalan tidak diketahui tiba-tiba sepeda motor yang ia
tunggangi terjelungup akhirnya Endah bersama putrinya mengalami kecelakaan,
akibat dari kecelakaan tersebut anaknya tidak bisa masuk sekolah hingga
beberapa hari karena luka di kaki kirinya.
Seiring komentar Slamet
warga Putat Lor menjelaskan bahwa jalan Kabupaten di Desanya memang sudah lama
rusak warga meminta Pemerintah desa mampu memperjuangkan agar segera bisa di
bangun,
Slamet juga menambahkan
jalan ini memang perlu segera di bangun pasalnya jalan lintas antara 2 desa ini
termasuk jalan transportasi dan perekonomian masyarakat pasalnya, selain warga
dari Kecamatan Turen, dari Desa Sepanjang dan dari Putat lor untuk mengantar
sekolah, para padagang bila malam menjelang pagi untuk belanja atau berjualan
menuju ke Pasar Gadang dan ke pasar Gondanglegi sangat kesulitan lantaran jalan
banyak yang rusak dan pada bolong paparnya.
Terkait hal ini dari
Investigasi melakukan konfirmasi pada Kepala Desa Putat Lor Evi Susanti 17/5,
Pihaknya membenarkan dengan adanya jalan di wilayahnya itu benar memang banyak
yang rusak akan tetapi menurutnya ia sudah mengajukan proposal ke Dinas Bina
Marga Kab Malang pada bulan Januari lalu, bahkan di sekitar bulan maret
permohonan tersebut sudah di surfey hingga saat ini Kades yang baru memili 1
buah hati itu masih menunggu realisasinya permohan tersebut.

Sementara permasalahan
ini dari Investigasi saat melakukan konfirmasi ke Dinas Bina Marga masih belum
dapat keterangan dari pihak Dinas lantaran 17-18 Mei 2017 semua SKPD dan Bupati
masih ada kegiatan Bina desa di Singosari.(Utsman)