HomeBerita BaruTNI/PolriKapolres Gresik Sambangi Gereja saat Minggu Kasih, Ingatkan Jemaat soal Curanmor, Narkoba,...

Kapolres Gresik Sambangi Gereja saat Minggu Kasih, Ingatkan Jemaat soal Curanmor, Narkoba, dan Hoaks

GRESIK, Investigasi.today – Merawat kerukunan tidak cukup dengan seruan toleransi. Keamanan dan kedamaian juga membutuhkan kepedulian serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pesan inilah yang disampaikan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat menyapa jemaat gereja melalui program Minggu Kasih, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut, Kapolres mengunjungi sejumlah rumah ibadah, di antaranya GKI, Gereja Santa Perawan Maria, GKJW, dan GB Rock Gresik. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi sarana mempererat komunikasi dengan umat Kristiani sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di hadapan jemaat, Ramadhan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia menegaskan, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan dan menjaga situasi keamanan di Kabupaten Gresik.

“Terima kasih kepada para jemaat gereja yang sudah memberikan waktu kepada saya untuk hadir di sini,” kata Ramadhan.

Meski situasi kamtibmas di Gresik disebut dalam kondisi aman dan kondusif, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ia mengajak jemaat meningkatkan kewaspadaan, termasuk memastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan dikunci dengan baik.

“Menjadi polisi untuk diri sendiri serta menjaga kendaraannya dengan baik,” pesannya.

Curanmor, Narkoba, dan Hoaks Jadi Perhatian

Tak hanya menyoroti keamanan kendaraan, Ramadhan juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkoba serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredarannya.

Ia turut mengimbau jemaat agar lebih cermat menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Informasi yang belum terverifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman, memperkeruh suasana, bahkan merusak hubungan antarwarga.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya ataupun menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya.

Bagi kepolisian, menjaga keamanan bukan semata-mata soal mencegah tindak kriminal, melainkan juga membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak menjadi bagian dari persoalan yang dapat mengganggu ketenteraman lingkungan.

Toleransi Bukan Sekadar Slogan

Dalam momentum Minggu Kasih, Kapolres Gresik juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan menghormati perbedaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kerukunan antarumat beragama, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu diwujudkan melalui sikap saling menghargai, komunikasi yang terbuka, dan kepedulian terhadap keamanan bersama.

Pendekatan ini sekaligus menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas tidak dapat hanya bertumpu pada aparat kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah gangguan keamanan, menjaga lingkungan, dan merawat hubungan sosial yang harmonis.

Program Minggu Kasih menjadi salah satu ruang bagi kepolisian untuk membangun kedekatan dengan warga, mendengarkan aspirasi, serta menyampaikan imbauan secara langsung. Kegiatan serupa juga dilaksanakan jajaran polsek di rumah-rumah ibadah umat Kristiani di wilayah masing-masing.

Polres Gresik mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Apabila menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau layanan Lapor Cak Rama di nomor 081188002006.

Menjaga Gresik tetap aman dan rukun membutuhkan lebih dari sekadar kehadiran polisi. Kewaspadaan, kepedulian, dan penghormatan terhadap perbedaan harus menjadi tanggung jawab bersama. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular