Kodim Jembrana Normalisasi Saluran Irigasi Pasca Banjir Bandang

0

Jembrana, Investigasi.today – Bencana Banjir Bandang yang terjadi tiga minggu lalu menyisakan serangkaian dampak buruknya salah satunya rusaknya bendungan serta saluran irigasi yang mengairi sawah petani untuk menanggulangi hal itu pada hari Sabtu (12/1) dilaksanakan Karya Bakti dalam rangka Normalisasi Saluran Irigasi Subak Penyaringan, Ds. Penyaringan, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana.

Seperti saat meninjau lokasi pada Selasa Sore lalu Dandim Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok mengatakan bahwa akan membantu pemulihan saluran irigasi tersebut hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Karya Bhakti normalisasi saluran Irigasi tersebut bersama Anggota Yonif Mekanis 741/GN, serta warga masyarakat guna kelancaran suplay air ke Subak Subak yang ada diwilayah Desa Penyaringan hingga Desa Tegal Cangkring.

PPL Desa Penyaringan mengatakan bahwa Saluran Irigasi Suplaysi Subak Penyaringan mengairi sawah di 2 subak Ds. Penyaringan yaitu mengairi Subak Penyaringan 31 hektar, dan Subak Jagaraga 242 hektar sehingga perlu tindakan cepat dalam pemulihan pasca diterjang banjir bandang tersebut.

Pelaksanaan kegiatan karya bakti juha dibantu dengan menggunakan Alat Berat (eksavator) dengan sasaran Normalisasi/penggalian saluran Irigasi yg tertimbun tanah dan Pembuatan tanggul sementara menggunakan batu pada aliran sungai yang dikerjakan manual secara bergotong royong oleh Warga bersama TNI.

Dandim 1617/Jembrana (Letkol. Kav. Djefry Marsono Hanok) pada intinya bahwa kegiatan karya bakti dilaksanakan dalam rangka normalisasi saluran irigasi subak, dalam hal ini kami Kodim 1617/Jbr bersama masyarakat/anggota subak berinisiatif membantu masyarakat untuk membersihkan saluran irigasi dan membuat bendungan sementara dengan batu, dengan tujuan agar saluran irigasi tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh warga masyarakat untuk mengairi sawah yg pada saat ini merupakan musim tanam’ tegas Dandim. (Iskandar)