Maksimalkan Pelayanan Pasien Lansia, Direktur RSUD Sumenep; Tunggu Poli Terpadu Selesai

0

Sumenep, Investigasi.today – Untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien yang sudah lanjut usia pihak RSUD memberikan pelayanan sama rata terhadap pasien lanjut usia, menurutnya lansia menderita penyakit lebih dari satu. Dalam hal ini mereka harus mendatangi sejumlah dokter spesialis untuk berobat di RSUD dr. Moh Anwar Sumenep.

Pasien lansia yang mengalami penyakit lebih dari satu macam dan secara tidak langsung kondisi dari pihak pasien mengalami penurunan dibandingkan dengan pasien yang berusia masih muda. Jelas dengan ini mereka juga akan kerepotan dan kelelahan jika harus menunggu dan bolak balik ke rumah sakit untuk berobat.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep status pasien lansia tidak beda halnya dengan pasien umum. Dalam kondisi renta, mereka masih harus menjalani serangkaian pelayanan kesehatan yang terlalu panjang. Seperti antrian pendaftaran, antrian cek kesehatan, masuk poliklinik hingga mendapatkan obat.

Proses panjang ini, membuat kondisi urgen pasien tidak segera tertangani. Untuk itu perlu ada fasilitas khusus untuk pasien lansia yang umumnya di atas 60 tahun.

Selanjutnya dari pihak RSUD dr.H. Moh. Anwar Sumenep yang utamanya pelayanan di poli bedah dan lainnya memang harus ada tempat khusus di zona untuk orang lansia. Prihatin sekali kalau para lansia untuk mendapatkan pemeriksaan dan obat dengan mengantri yang cukup lama seperti pada pasien umum. Lansia harus menjadi prioritas yang utama dalam pelayanan kesehatan yang ada di RSUD dr.H. Moh. Anwar Sumenep, hal tersebut dirasakan penting untuk memaksimalkan pelayanan bagi lansia.

Sebagaimana mestinya dalam hal ini memang perlu pelayanan untuk berobat para lansia, pihak RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep perlu mengevaluasi lagi dan zona lansia itu sangat penting untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, Erliyati, mengatakan, pembukaan Poli Geriatri sudah direncanakan sejak awal sesuai amanat akreditasi. Namun, pihaknya terkendala dengan pembangunan Poli Terpadu.

“Pembentukan itu kita masih menunggu pembangunan gedung Poli Terpadu selesai, soalnya kami sudah tidak punya ruangan. Jadi banyak yang kita tunggu dari Poli Terpadu itu,” ujar Erliyati.

Pihaknya juga mengapresiasi atas masukan dari semua Masyarakat Sumenep, menurutnya hal tersebut sangat bagus. Maka dari itu pihaknya meminta waktu sembari menunggu selesainya pembangunan poli terpadu.

“Tidak hanya Poli lansia. Banyak poli yang kita tunggu, seperti Poli Jiwa, Poli Jantung, Poli Kulit dan lain sebagainya. Dengan adanya Poli Terpadu itu nanti banyak poli yang menempatinya,” jelasnya.

Masih kata Erliyati, keunggulan dari pelayanan di poli Geriatri adalah pasien tidak ke mana-mana saat akan mendapat pelayanan, pasien tetap di satu tempat. Bila ada kebutuhan pasien di luar poli maka petugas poli yang akan bergerak untuk memenuhi kebutuhan para lansia.

“Dari poli lansia itu, kita ingin membuat orang tua mendapat pelayanan lebih baik, tidak harus berpindah dari satu tempat pelayanan ke tempat pelayanan lain bila ingin mendapatkan pelayanan. Apalagi bila pasien berpotensi jatuh karena sakitnya,” pungkasnya. (Fathor).