
Gresik, Investigasi.today – Bukan sekadar parade kemerdekaan. Di tengah gemuruh ribuan warga dan warna-warni Gresik Merdeka Carnival 2026, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memilih menyampaikan pesan keamanan dengan cara yang berbeda: naik mobil klasik bernuansa era perjuangan, menyapa warga dari sepanjang rute karnaval, sekaligus menggaungkan gerakan “Jogo Gresik”.
Pesan itu disampaikan langsung di tengah lautan masyarakat yang memadati ruas Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo hingga kawasan Alun-Alun Gresik, Sabtu (29/8/2026).
Mobil klasik yang ditumpangi Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Gresik sontak menjadi salah satu magnet perhatian. Mengenakan busana adat khas Gresik, Ramadhan Nasution tampil menyatu dengan suasana karnaval yang mengangkat semangat perjuangan dan kebanggaan daerah.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, ada pesan yang ingin ditegaskan kepolisian: menjaga Gresik bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat.
Sembari melambaikan tangan dan menyapa warga, Kapolres juga membagikan kaos berlogo khusus. Bukan sekadar suvenir, kaos tersebut menjadi simbol ajakan agar masyarakat ikut mengambil peran menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Lewat momentum kemerdekaan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama ‘Jogo Gresik’, menjaga keamanan, ketertiban, serta situasi kamtibmas agar senantiasa kondusif,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Karnaval Jadi Ruang Kebersamaan
Gresik Merdeka Carnival 2026 menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Gresik. Parade budaya tersebut diikuti sekitar 41 regu kontingen yang berasal dari unsur pemerintah, perusahaan hingga perguruan tinggi.
Dari halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, parade dilepas langsung Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ribuan warga kemudian memadati sepanjang jalur parade. Deretan peserta dengan kostum, kendaraan hias dan beragam atraksi membuat sejumlah ruas jalan berubah menjadi panggung rakyat.
Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani mengapresiasi antusiasme masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia. Semoga ajang Gresik Merdeka Carnival 2026 ini membawa keberkahan, kemeriahan, serta kelancaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani.
Polisi Kawal dari Awal hingga Finish
Di balik kemeriahan parade, pengamanan menjadi bagian penting agar pesta rakyat tersebut berjalan tanpa gangguan.
Polres Gresik mengerahkan puluhan personel gabungan dari Satlantas, Sat Samapta, Sat Polair hingga Polsek jajaran. Pengamanan dilakukan sepanjang rute untuk memastikan arus masyarakat, peserta karnaval dan kendaraan tetap terkendali.
Pengamanan lapangan dipimpin Kasat Lantas AKP Nur Arifin bersama Kapolsek Kebomas Kompol Tatak Sutrisno.
Rute parade membentang beberapa kilometer, melintasi Simpang Kebomas, Jalan Dr. Soetomo hingga Jalan Pahlawan, sebelum seluruh rombongan tiba di Pendopo Kabupaten Gresik.
Sesampainya di garis finis, suasana kembali bergemuruh. Atraksi seni bela diri tradisional Pencak Macan menyambut kedatangan rombongan, dilanjutkan ramah tamah jajaran Forkopimda dan hiburan musik.
Gresik Merdeka Carnival 2026 akhirnya ditutup dengan suasana meriah sekaligus tertib.
Di tengah pesta kemerdekaan itu, pesan Kapolres menjadi penanda penting: kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga dijaga. Dan menjaga Gresik membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Jogo Gresik bukan sekadar slogan. Ia adalah ajakan untuk menjaga kampung, lingkungan, ruang publik, dan kota ini bersama-sama. (Ink)


