Pakde Karwo Hadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2016

0
Surabaya,Investigasitop.com- Gubernur Jatim Dr. H.
Soekarwo menghadiri Rapat Paripurna sekaligus Buka Puasa Bersama di Gedung DPRD
Jatim, Jl. Indrapura Surabaya, Jumat (9/6) siang. Dalam rapat paripurna kali
ini, Gubernur Soekarwo yang didampingi Sekdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi,
MM dan para pejabat di lingkungan Pemprov Jatim mendengarkan pemandangan umum
fraksi-fraksi DPRD Jatim terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang
Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016.
Dalam
pemandangan umum tersebut, seluruh fraksi memberikan apresiasi terhadap
pertanggungawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016 dan perolehan opini Wajar
Tanpa Pengeculian/WTP atas Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK RI, hanya saja
masih terdapat beberapa catatan yang berbeda dari masing-masing fraksi.
Catatan
dari perwakilan Fraksi Partai Demokrat, Hartoyo, SH, MH yakni laporan
pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2016 merupakan manajemen keuangan yang
transparan, akuntabel, terbuka yang dilakukan Pemprov Jatim.
Sementara
itu, perwakilan Fraksi Golkar Sahat Tua P. Simanjuntak mengatakan, seluruh
jajaran SKPD telah menyampaikan angka capaian dan serapan atas anggaran yang
dialokasikan kepada institusinya. Secara umum telah mencapai di atas 90 persen
dan angka tersebut digunakan sebagai salah satu ukuran keberhasilan kinerja
satuan kerja. Kekuatan APBD setiap tahun harus dapat meningkatkan kesejahteraan
masyarakat secara terus menerus, adil dan merata.
Perwakilan
PKS H. Ja’far Tri Kuswahyono, SI, M.AP menegaskan, laporan pertanggungjawaban
APBD sebagai bentuk akuntabilitas kinerja gubernur dan Pemprov Jatim atas
penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sekaligus sebagai upaya
menerapkan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan
yang bersih dan baik. 
Perwakilan
Fraksi PPP H. Achmad Salahuddin mengatakan, Pencapaian target pendapatan daerah
dan realisasi belanja daerah tidak terlepas dari berbagai hambatan dan
tantangan permasalahan.
Yang
dihadapi tahun 2016 dan setiap tahun selalu ditemui, jelasnya, yakni kondisi
perekonomian nasional yang mengalami perlambatan sehingga berdampak pada
capaian target penerimaan pajak kendaraan ribuan kendaraan baru masuk ke Jatim.
Terbatasnya jumlah aparatur sipil negara dalam melaksanakan kinerja pelayanan
pemungutan pajak daerah. Selain itu juga masih dijumpai tingginya
ketidakpatuhan wajib pajak.
Selain
itu, perwakilan Fraksi Partai Nasdem dan Hanura Bambang Rianto menanyakan
terjadinya penurunan realisasi dibandingkan dengan realisasi pada tahun
anggaran 2015. Terkait dengan target daerah, realisasi tidak ada yang mencapai
target 100 persen. “Bukankah seharusnya mengalami peningkatan realisasi,”
pintanya.
Perwakilan
Fraksi PDI Perjuangan, Giyanto berharap program-program Pemprov Jatim dalam
menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok seperti operasi pasar murah dan
subsidi ongkos angkut atau transportasi perlu terus ditingkatkan. “Jangan
sampai bulan ramadhan ini justru dimanfaatkan oleh para tengkulak yang
mengambil keuntungan dengan menaikkan harga bahan pokok tersebut,” harap
Giyanto.
Buka Puasa Bersama DPRD Jatim
Seusai
mengikuti rapat paripurna, Pakde Karwo sapaan lekat Gubernur Jatim dengan
mengenakan baju koko berwarna putih yang didampingi Sekdaprov Jatim dan para
pejabat di lingkungan Pemprov Jatim melakukan buka puasa bersama dengan
pimpinan dan anggota DPRD Jatim, Forpimda Jatim, staf di lingkungan Sekretariat
DPRD Jatim, maupun masyarakat.
Selaku
tuan rumah, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar, M.Pd. menyampaikan rasa
bangga dan bahagia atas kehadiran Gubernur Jatim, para eksekutif, Forpimda
Jatim. Kegiatan ini sebagai momentum istimewa bagi DPRD Jatim, yang diharapkan
dalam melaksanakan tugasnya sebagai legislatif dapat diberikan kekuatan dan
keselamatan lahir batin.

Ia
juga mengimbau kepada para anggota DPRD Jatim untuk mengurangi kegiatan partai
selama sisa Bulan Ramadhan ini. Sehingga diharapkan bisa melakukan kegiatan
yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. (HPO)