PAN Deklarasikan ‘NIAT’, Gus Yani : Pemkab Harus Hentikan Pelayanan Pura-Pura

0

Gresik, Investigasi.today – Menjelang Pilkada 9 Desember mendatang, beberapa partai politik mulai mengenalkan jagoannya untuk menjadi orang no 1 dan 2 di Kabupaten Gresik. Pada Minggu (2/8), Partai Amanat Nasional, Partai Golkar dan Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia serempak mendeklarasikan dukungan kepada jagoannya masing-masing.

Partai Amanat nasional mengealkan calon yang didukungnya kepada pengurus di tingkat kecamatan (DPC) di RM Joyo Hartono. Ratusan pengurus baik struktur organisasi maupun organisasi sayap hadir, mereka mengenalkan Calon pasangan Pemimpin Gresik kedepan pasangan H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Cawabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min).

Dalam Sambutannya Gus Yani meminta Pemerintah Kabupaten Gresik yang sekarang untuk menghentikan kepura-puraan. “Saya melihat Pemkab saat ini melakukan pelayanan pura-pura, contohnya seakan-akan serius menangani Covid, Pencairan JPS diolor-olor itu gimana, sepertinya serius, tapi kok molor” ungkap Yani.

Sementara itu Partai Golkar Gresik juga siap all out memenangkan pasangan Cabup H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Cawabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min).

Ketua DPD Partai Golkar Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan, saat ini proses politik di internal partainya sudah selesai pada tahapan pilkada. Untuk itu, bila terjadi dinamika hal itu sangat wajar.

“Karena proses internal politik di Partai Golkar sudah tuntas. Maka sebagai kader wajib hukumnnya mendukung keputusan politik yakni memenangkan pasangan Gus Yani-Bu Min di Pilkada Gresik 2020,” katanya di kantor Partai Golkar, Minggu (2/8).

Nurhamim mengklaim bahwa Partai Golkar sudah berpengalaman mengambil peran saat mengikuti perhelatan politik pesta demokrasi sejak 1999. Di tahun tersebut, Golkar masih bisa tetap eksis dan bisa menghantarkan proses pilkada di tahun 2005.

“Saat itu di Pilkada Gresik, Partai Golkar berkoalisi dengan partai non parlemen. Hasilnya, kami hanya kalah 2 persen. Itu artinya Golkar tetap menjaga komitmen,” tuturnya.

Anha ( sapaan akrabnya) menambahkan, di tahun 2010 Partai Golkar Gresik juga mampu mengantarkan pasangan Sambari-M.Qosim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Hal ini menandakan partainya sudah teruji loyalitasnya. Apalagi di Pilkada Gresik saat ini didukung koalisi besar, dan yakin bisa menang.

Di tempat lain, Relawan RGS mendeklarasikan dukungannya ke paslon Cabup M.Qosim dan Cawabup dr Asluchul Alief. Deklarasi yang dihadiri ratusan pendukungnya itu juga menghadirkan komunitas ojek online (Ojol).

Ketua RGS Gresik H.Khozin mengatakan, sejak awal relawan yang didirikannya ini sudah mendukung pasangan M.Qosim-Alief (QA) di Pilkada Gresik 2020.

“Alasan kami mendukung QA karena perkembangan politik. Sebab, pasangan ini dianggap sudah saling mengisi. M.Qosim sudah sarat pengalaman di birokrasi. Sedangkan pasangannya dr Alief juga berpengalaman di bidang kesehatan,” katanya. (Slv)