Saturday, May 25, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaPemprov Jatim Kembali Raih WTP, Kali ini Yang Keenam

Pemprov Jatim Kembali Raih WTP, Kali ini Yang Keenam

Surabaya,Investigasitop.com- Pemerintah
Provinsi Jawa Timur kembali mendapat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari
Badan Perwakilan Keuangan (BPK) RI. 
Opini WTP yang keenam kalinya tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan
laporan keuangan Pemprov Jatim Tahun Anggaran 2016 yang diserahkan langsung
oleh  Anggota III BPK RI, Achsanul
Qosasih  kepada Pimpinan Sidang (DPRD)
dan Gubernur  Jawa Timur pada acara
Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Prov. Jatim, Jl. Indrapura Surabaya,
Rabu (31/5) siang.
Usai acara penyerahan tersebut Pakde Karwo, sapaan lekat Soekarwo
menyampaikan terima kasihnya kepada BPK yang telah memeriksa keuangan Pemprov
Jatim, dan juga membimbing agar pengelolaan keuangan menjadi baik  serta tidak 
melakukan kesalahan lagi. Karena itu saran agar pihaknya menggunakan
system akrual basis dalam pengelolaan langsung direspon positif dengan
menerapkannya mulai tahun 2015.
Diakuinya, penerapan akrual basis dalam pengelolaan keuangan
memudahkan  jajaran  bagian keuangan dalam menyusun dan
membuat  pelaporan walaupun pada awlnya
mengalami kesulitan.   “Karena  tadinya membuat  empat pelaporan menjadi tujuh  pelaporan. Memang  saat ini masih belum betul semua  karena masih ada beberapa kekurangan yang
harus kami benahi.” ujarnya.
 Menurut Pakde Karwo,  yang lebih krusial dilakukan pemprov adalah
perbaikan  administrasinya  terutama 
untuk asset-aset Pemprov. Jatim. Saat ini pengelolaan asset sudah mulai
tertib dan dimasukkan dalam laporan. Untuk asset yang berupa tanah, pihaknya
telah bekerjasama dengan BPN untuk proses sertipikasinya, meski belum lengkap.
“Untuk sertipikasi tanah asset Pemprov Jatim, baru mencapai 35 %  dari jumlah asset yang ada. Jadi masih banyak
tanah yang belum memiliki sertipikat, belum sempurna memang tapi proses ini
terus berjalan dan terus ada peningkatan kearah yang lebih baik, tidak stagnan.
Semua itu dilakukan karena menggunakan akrual basis saran dari BPK ini”
jelasnya.

Enam Kali WTP
Dalam sambutannya, Anggota III BPK RI Achsanul Qosasih mengatakan,
perolehan WTP oleh Pemprov. Jatim  sudah
menjadi  tren dan terus menerus dilakukan
selama enam tahun berturut-turut. 
Ini  menjadi hal yang positif bagi
pemerintah daerah dan DPRD Prov. Jatim yang telah bekerja secara kompak.
Sehingga  pemeriksaan laporan menjadi
sangat mudah.
“Dan ini menjadi cacatan khusus buat kami, ke depan kami ucapkan selamat
kepada Bapak Gubernur,  mudah-mudahan
ini  bisa diteruskan  oleh penerusnya, karena hal ini sangat
penting bagaimanapun dan hal positif 
harus  terus  diteruskan dan menjadi  tambah baik serta dipertahankan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Gubernur Jatim atas keberhasilannya mengoptimalkan dana
idle/SILPA melalui penyaluran perbankan yang diberikan kepada beberapa kelompok
UMKM, kopwan, dan ponpes dengan suku bunga rendah. “Dengan langkah ini maka
menjadi turn over modal sehingga dapat menggerakkan ekonomi sehingga
pertumbuhan ekonomi Jatim jauh melampaui nasional.”. ujarnya.
Langkah ini, tegasnya diijinkan dan agar dijadikan model di Indonesia.
Dengan demikian tidak ada lagi ketakutan atas pemanfaatan dana yang tidak
sesuai dengan mata anggaran. Ia menambahkan kegiatan atau langkah ini
menjadikan Jamkrida Jatim terbaik di Indonesia, karena telah memberikan jaminan
kepada bank bagi UMKM bermodal kecil yang tidak bankable. ( HPO)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -













Most Popular