Saturday, May 25, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaPeresmian Penggunaan Uang Elektronik Untuk Parkir Meter

Peresmian Penggunaan Uang Elektronik Untuk Parkir Meter

Surabaya,
Investigasitop.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Surabaya melalui Dinas
Perhubungan (Dishub) bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) telah meresmikan
sistem pembayaran kartu elekronik (electronic payment) untuk alat parkir
meter di halaman Taman Surya, Sabtu (3/6/2017).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Difi
Ahmad Johansyah mengatakan bentuk kerjasama ini merupakan salah satu bentuk
pengimplementasian untuk mendukung gerakan nontunai dan mengurangi wujud
uang-uang kertas tunai yang akan berdampak pada lingkungan.
“Surabaya sudah melaju dengan cepat
dalam implementasi non-tunainya dan ini prioritas yang sangat efektif untuk
meningkatkan pendapatan daerah, salah satu bentuk nyatanya melalui perpakiran,”
ujar Ahmad.
Ditanya keuntungan apa saja yang yang
bakal di dapat dalam penggunaan uang elektronik pada sistem parkir ini, Ahmad
menuturkan sistem pembayaran retribusi parkir sesuai dengan waktu parkir
sehingga memenuhi azas keadilan. Juru parkir tidak lagi memungut biaya melebihi
tarif yang ditentukan. Semua transaksi pembayaran parkir akan masuk ke kas
daerah dan terekam di data transaksi bank.
“Ini semua dilakukan untuk
meminimalisir kebocoran transaksi pembayaran parkir di luar tarif yang sudah
ditentukan dan mempermudah pengawasan pendapat kinerja juru parkir dalam
memberikan pelayanannya,” katanya.
Selain Bank Indonesia, ada 5 bank
lain yang digandeng sebagai mitra untuk memudahkan warga dalam melakukan akses
pembayaran uang elektronik untuk parkir meter diantaranya bank Jatim, BRI, BNI,
BCA, dan bank Mandiri.
Sementara itu Wali Kota Surabaya Tri
Rismaharini menuturkan, selama ini pendapatan parkir di surabaya masih on
progress
atau sesuai progress namun tahun ini meningkat. “Tahun lalu
pendapatan parkir 24,5%, kini pendapatan perpakiran sudah mencapai 40%,” ungkap
Risma.
Risma juga mengingatkan kepada warga
surabaya yang belum mengerti cara pembayaran uang elektronik parkir agar
mencoba dan jika tidak mengerti langsung bertanya kepada petugas parkir. “Kami
sudah menyiapkan petugas yang akan menjaga, Jukir pun ikut membantu dan
mengawasi sistem parkir menggunakan uang elektronik ini,” terang Mantan Kepala
Bappeko tersebut.  
Ke depan Risma berencana membangun
gedung parkir di beberapa tempat seperti di Jalan kertajaya, joyoboyo, urip
sumoharjo, ngagel dan mayjend sungkono. “Ini untuk mengurangi kendaraan yang
parkir di pinggir jalan,” imbuhnya.(bud)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -













Most Popular