Peringati HSN, Kota Probolinggo Gelar Lomba Karya Sastra

0

PROBOLINGGO, Investigasi.today – Dalam situasi pandemi COVID 19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang tepat, digelar Grand Final Lomba Sholawat Diba dalam serangkaian Peringatan HSN Tahun 2020, di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota,  Sabtu (17/10) kemarin.

Acara ini disaksikan oleh Asisten Pemerintahan sekaligus Wakil Ketua PCNU Kota Probolinggo Paeni Efendi, Ketua PCNU Kota Probolinggo H. Samsur, Sekretaris PCNU Ilyas Rolis dan pengurus jajaran PCNU serta tamu undangan lainnya.

Lomba ini terpantau tertib selama acara berlangsung. Pasalnya, lomba ini diikuti 6 grup dan setiap grup terdapat 10 orang anggota. Kendati demikian, tidak membuat mati ide panitia penyelenggara kegiatan. Dengan cara dibuat sistem buka-tutup, nomor urut yang akan tampil sudah berada di dalam ruangan dan peserta yang sudah tampil, mereka langsung ke luar ruangan. Hal ini dimaksudkan untuk membatasi jumlah banyak orang di dalam gedung.

Sholawat Diba merupakan sebuah karya sastra yang sangat terkenal, bercerita tentang hal ikhwal Nabi Muhammad SAW serta syair-syair pujian dan teladan Baginda Rasul SAW. Hal ini diutarakan Paeni saat acara berlangsung. “Mempertahankan dan mengembangkan tradisi-tradisi lokal yang bersifat Islami untuk menggali potensi, mengembangkan bakat dan talenta generasi muda Islam, khususnya dalam ruang kesantrian di Kota Probolinggo,” ucap Paeni, yang sekaligus koordinator panitia acara.

Ia memiliki kesan sendiri atas lomba diba pada tahun ini. Menurutnya jika situasi pandemi COVID 19 berakhir, tidak menutup kemungkinan tingginya animo masyarakat untuk mengikuti lomba diba. “Cukup bagus dan tertib, animo masyarakat dan panitia menggelar lomba diba. Insyaallah tahun depan jika tidak ada pandemi COVID 19, kita akan lebih masifkan, lebih besar skala untuk menggerakan kesantrian di Kota Probolinggo agar bisa menjadi Sumber Daya Manusia Islam Rahmatan Lil Alamin,” harapnya.

Sementara itu Ketua PCNU Kota Probolinggo H. Samsur menjelaskan lomba diba ini digelar untuk menanamkan pada umat Islam agar senantiasa bersholawat, mendapat pertolongan syafaat Rasulullah SAW.

Usai penampilan 6 grup, diselipkan pemberian hadiah kepada pemenang Lomba Tata Kelola Manajemen Berbasis Sekolah (MBS Award) kepada juara I hingga juara harapan 3. Serta hiburan memukau musik gambus dari Jember, Habib Husein Abdullah bersama grup band Az-Safir, menghibur dengan 3 buah lagu nuansa Islam.

Adapun pemenang lomba diba adalah Yayasan Hidayatul Ula Ketapang, Fatayat NU Ranting Jrebeng Kulon 2, Muslimat Ranting Kademangan, Fatayat Ranting Jrebeng Kulon 1, Al Hasani dan Muslimat Ranting NU Kademangan Muda.

Ditemui usai lomba, Nuning salah satu anggota Yayasan Hidayatul Ula Ketapang pemenang juara I lomba diba mengungkapkan rasa bahagianya. Bagaimana tidak, perjuangan yang ia lakukan bersama 9 orang lainnya harus meninggalkan anak-anak di rumah untuk latihan setiap hari. “Pastinya senang. alhamdulilah tidak sia-sia latihan selama ini meninggalkan anak-anak di rumah. Tiap hari kita latihan,” ucap ibu 3 anak itu.

Lebih lanjut Nuning menjelaskan lomba ini digelar secara virtual dengan mengirimkan demo video diba, sehingga latihan pagi, siang hingga sore ia rekaman bersama grupnya.

“Kita dapat informasi, alhamdulilah masuk 6 besar. Kita semakin gencar latihan setiap hari. 90 persen punya keluarga, kita tinggalkan mereka 2 sampai 3 jam untuk latihan di Hidayatul Ula untuk menyamakan suara, teknik dan lainnya. Alhamdulilah, pokoknya terbayar,” urainya sumringah. (Anis)