
Medan, investigasi.today – Ribuan rumah tangga dan aktivitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), hingga Aceh mendadak gelap gulita. Pemadaman listrik serentak terjadi sejak Jumat (22/5) pukul 18.45 WIB, membuat warga bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.
Menanggapi kepanikan masyarakat, PT PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara akhirnya buka suara dan menjelaskan alasan di balik gangguan luas ini. Menurut Kepala Humas PLN Sumbagut, Diki Kurniawan, pemadaman ini melanda ketiga provinsi tersebut karena semuanya terhubung dalam satu jaringan kelistrikan.
“Benar, sedang terjadi gangguan. Wilayah Sumut, Sumbar, dan Aceh semuanya terdampak karena kita berada dalam satu sistem. Masalahnya ada pada sistem interkoneksi tersebut,” ungkap Diki saat dihubungi awak media.
Ia menjelaskan bahwa sistem interkoneksi berfungsi menyalurkan pasokan listrik antar wilayah, sehingga jika ada gangguan pada bagian utama jaringan ini, dampaknya akan langsung terasa di seluruh wilayah yang terhubung.
Saat ini, tim teknis PLN sudah dikerahkan ke lapangan untuk menelusuri titik pasti gangguan serta memperbaiki kerusakan yang terjadi. Namun, hingga berita ini diturunkan, penyebab utama dan lokasi gangguan tersebut belum bisa dipastikan sepenuhnya.
“Tim sudah turun ke lokasi untuk pengecekan dan penelusuran, tapi kami belum bisa memastikan detail penyebabnya. Segera setelah ada perkembangan terbaru, kami akan sampaikan informasi lebih lanjut ke publik,” tambah Diki.
Karena lokasi dan jenis gangguan masih dalam tahap penelusuran, pihak PLN juga belum bisa memastikan kapan pasokan listrik akan pulih sepenuhnya dan kembali normal.
“Belum ada kepastian kapan listrik bisa menyala kembali, karena kami masih fokus menelusuri sumber gangguannya,” pungkas Diki.
Masyarakat diimbau bersabar dan menunggu informasi resmi selanjutnya dari PLN terkait pemulihan pasokan listrik di wilayah masing-masing. (Mon)


