Polisi Memburu Pelaku Teror Bom Di Ganjaran Gondanglegi

0

Malang,Investigasitop.com- Polisi memburu
pelaku teror yang dialamatkan kepada keluarga Arwan Sarafitoto (54), warga Desa
Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (9/6/2017) pagi.

“Kami masih selidiki untuk bisa mengungkap identitas pelaku
teror,” kata Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung

Sebelum ditemukan kotak diduga bom di teras rumah korban, pelaku teror
berulangkali menghubungi istri Arwan melalui telepon seluler. “Pelaku
sempat minta uang Rp 10 juta kepada istri korban,” jelas Yade.

Berikut isi ancaman atau teror pelaku dengan menggunakan nomor Hp
085704xxxx:
SEKARANG KAMU TIDAK USAH HEBOH TIDAK USAH MACEM2 SAMA ORANG YANG PERNAH BWAT
KMU MRAH BWAT AKU MALU INI AKU SAATNYA MEMBALAS DENDAM SKARANG AKU TARUH BAHAN
PELEDAK DIRUMAH KAMU SUDAH SYA LENGKAPI DENGAN REMOT KONTROL JKA KMU TIDAK
MENURUTI APA KATA SYA SYA TIDAK AKAN SEGAN2 UNTUK MEMENCET REMOT UNTUK
MELEDAKAN RUMAH KMU DAN SEKITARNYA TLONG TURUTI APA

KATA SYA SKARANG AKU PUNYA
AKU MSIH ADA DI DAERAH KAMU SKARANG
JKA RMAH KMU BANYAK ORANG ATAU KMU TERIAK AKU AKAN LANGSUNG LEDAKAN BOM ITU
SEDIAKAN UANG 10 JUTA JIKA MAU SELAMAT NYAWA KELUARGA MU ADA DI UANG 10 JUTA
BOM SUDAH ADA DI RUMAH KMU SKARANG KALOU TIDAK PERCAYA SILAHKAN DILIHAT DI
DEPAN

Pesan singkat dikirim berulangkali, hingga ditemukan kotak kecil tergeletak
di teras rumah korban.

“Kotak itu hanya berisi kabel, timah, batu bata dan barang lainnya,
setelah Tim Jibom berhasil mengamankan dan menyelidiki barang diduga bom
itu,” beber kapolres.

Kapolres menambahkan, korban tidak mengenal nomor HP yang digunakan pelaku
teror. Kini sejumlah saksi dimintai keterangan termasuk korban sebagai bahan
penyelidikan.

Sebuah kotak diduga bom gemparkan warga Desa Ganjaran, Kecamatan
Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (9/6/2017) pagi. Warga yang mencurigai
keberadaan barang tersebut, akhirnya melaporkan ke polisi. Tim Penjinak Bom
dari Brimob Detasemen B Ampeldento didatangkan ke lokasi. Penanganan langsung
dipimpin Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung bersama tim khusus Polres
Malang.(Utsman)