Proyek Revitalisasi Alun-Alun Gresik, Asroin; Kontraktor Tidak Profesional

0


Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana

GRESIK, Investigasi.Today – Proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Gresik terancam tidak selesai tepat waktu, saat Bupati Sambari Halim Radianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengerjaan proyek tersebut sangat amburadul.

Terkait hal tersebut, komisi III DPRD Gresik akhirnya memanggil kontraktor proyek beserta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Gresik untuk melakukan hearing.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas DPU-TR Gunawan Setiadji menegaskan bahwa pihak kontraktor wajib melaporkan progres pengerjaan secara berkala dan dalam sepekan, harus ada kemajuan pembangunan fisik.

Ditambahkannya, saat pembahasan dalam rapat pembuktian atau show cause meeting (SCM) tahap I, prosentase progres pengerjaan yang harus dicapai sebesar 5,6 persen dan kontraktor dinilai gagal mencapai target. Maka diterbitkanlah SCM tahap II.

“Kita kasih kesempatan sampai 7 hari kedepan, ada progres yang bagus atau tidak,” tegas Gunawan, Kamis (8/11)

“Jika progres pengerjaan tidak sampai 5,6 persen, maka akan diterbitkan SCM tahap III. Dan itu merupakan peringatan terakhir, jika tetap tidak ada kemajuan. Kontraknya kita putus dan tunjuk pihak lain untuk menyelesaikan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana menyatakan “banyak sekali kekurangan dalam proses pengerjaan proyek revitalisasi alun-alun, sebab kontraktornya tidak profesional,” ujarnya.

“Pada Oktober 2018 lalu, Komisi III sempat melakukan evaluasi. Karena desain perencanaan berubah-ubah. Saat disidak bupati kemarinpun realisasinya masih 68 persen, Padahal waktunya kurang dari dua bulan,” ungkapnya.

“ Ini bukan kesalahan DPU-TR, tapi kontraktornya yang tidak profesional,” pungkasnya. (Salvado)