Putus Mata Rantai Pencegahan Covid-19, Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan

0

Sumenep, Investigasi.today – Operasi Secara Rutin Gabungan yang digelar Polres Sumenep bersama dengan jajarannya, serta Kodim 0827 Sumenep, Pol PP, BPBD, Dishub, Dinas Kesehatan Sumenep yang ada di lingkungan wilayah kota Sumenep yang merupakan Kegiatan Rutin Oprasi Gabungan yang digelar dalam rangka pencegahan dan memutus mata rantai covid-19 yang melanda dunia dan negeri ini terutama Kabupaten Sumenep yang sudah masuk di zona merah, Sabtu (16/5) kemarin.

Dalam gelar operasi gabungan ini langsung dipimpin Oleh Wakapolres Kompol Andi Febrianto Ali, SE dan dalam rangka operasi rutin ini untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.

“Operasi yang digelar mulai jam 21.00 WIB, sepanjang ruas jalan protokol di kota dan di Cafe dan warung warung kecil yang ada di wilayah kota Sumenep ini, tim gabungan polres tak bosan-bosannya untuk mengingatkan kepada semua masyarakat untuk tetap memakai masker, jaga jarak dan hindari dari keramaian, atau kelompok dan kerumunan orang banyak”, tegas Wakapolres.

Selain oprasi rutin ini, juga memberikan dan membagikan nasi bungkus pada abang becak yang nongkrong di pinggir jalan untuk makan saur di bulan Suci Ramadhan. Ini merupakan suatu bentuk kepedulian Polres Sumenep terhadap masyarakat kecil yang kurang mampu terutama pada abang becak yang berpenghasilan rendah kurang dari sekitar pendapatan Rp 20.000,- sampai Rp 30.000,- perhari”, terangnya.

Dalam gelar operasi gabungan ini menemukan banyak pelanggaran di lingkar timur tepatnya di Warung Perumahan Bapeltarum Pojok Lingkar Timur Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep yang masih banyak orang berkerumun dan berkelompok di Warung Pojok Perumahan yang sebelumnya sudah diperingatkan oleh petugas Satpol PP pada sore harinya. Selain itu untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkelompok atau berkerumun sampai larut malam.

Namun pada operasi ini tim gabungan dari Polres Sumenep ini terjadi perlawanan terhadap Petugas yang akhirnya petugas membawa 3 orang yang melawan pada petugas keamanan polres Sumenep beserta meja dan kursinya yang ada di Warung di lingkar timur Perumahan Bapeltarum desa kolor kecamatan Kota Sumenep.

Wakapolres Andi menghimbau kepada semua masyarakat untuk tidak pulang kampung dulu atau mudik yang ada di luar daerah demi menjaga dan memutus mata rantai dan meluasnya Wabah Virus Corona Covid 19 di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Sumenep.

Selain itu, Wakapolres Sumenep menyampaikan bahwa untuk Positif Covid 19 di Sumenep ada 6 Pasien dan 1 ODP meninggal kemarin desa Pangarangan.

“Hasil operasi Tim Gabungan Polres Sumenep Kemarin Sore terdapat 1 orang laki laki ternyata setelah diperiksa dengan petugas di Desa Bangkal ada warga desa Pamolokan berinisial J yang sekarang menjadi ODP dan dikirim ke Rumah Sakit RSUD Dr. Moh Anwar Kabupaten Sumenep”, tandasnya.

Dengan harapan Wakapolres Sumenep untuk semua masyarakat taat pada keputusan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah untuk tetap sadar diri dan mematuhi Protokol Kesehatan. (Fathor).