Friday, May 8, 2026
HomeBerita BaruHukum & KriminalRuko Jadi Gudang Gelap: 5,8 Juta Batang Rokok Ilegal Digulung Aparat di...

Ruko Jadi Gudang Gelap: 5,8 Juta Batang Rokok Ilegal Digulung Aparat di Gresik

Gresik, Investigasi.today – Praktik peredaran rokok ilegal di Kabupaten Gresik kembali terbongkar. Dalam operasi senyap yang berlangsung hampir dua hari, aparat gabungan akhirnya menggerebek sebuah ruko di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme—lokasi yang diduga kuat menjadi simpul distribusi rokok tanpa cukai berskala besar.

Operasi bersama antara Satpol PP Kabupaten Gresik dan Bea Cukai Gresik ini dimulai sejak Selasa (5/5) dini hari. Petugas melakukan pengintaian tertutup terhadap aktivitas mencurigakan di lokasi yang tampak seperti ruko biasa dari luar.

Namun, temuan di lapangan menunjukkan hal berbeda.

Pengintaian Berujung Penggerebekan

Sekitar pukul 09.43 WIB, Rabu (6/5), sebuah truk trailer terpantau masuk ke lokasi. Aktivitas bongkar muat pun berlangsung cepat dan tertutup—memicu kecurigaan petugas yang sudah memantau sejak awal.

Tak butuh waktu lama, aparat memastikan muatan yang dipindahkan adalah rokok ilegal dalam jumlah besar.

Pada pukul 10.46 WIB, tim gabungan bergerak. Penggerebekan dilakukan, dan hasilnya mencengangkan.

Petugas menemukan tumpukan rokok ilegal yang telah dikemas rapi dalam kardus dan karung, disembunyikan di berbagai sudut bangunan—mulai dari ruang tengah, kamar belakang, hingga area bawah tangga.

Enam orang diamankan di lokasi, terdiri dari sopir truk dan kru bongkar muat. Mereka langsung dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Skala Besar, Kerugian Fantastis

Dari hasil penyisiran, aparat menyita sekitar 367 koli rokok ilegal—setara dengan 5,87 juta batang.

Nilainya tidak kecil.

Estimasi kerugian negara akibat peredaran barang tanpa cukai ini mencapai Rp5,24 miliar. Angka yang menunjukkan bahwa praktik ini bukan sekadar pelanggaran kecil, melainkan bagian dari rantai distribusi ilegal yang terorganisir.

Seluruh barang bukti kemudian diangkut menggunakan truk trailer, kendaraan operasional Satpol PP, dan mobil dinas Bea Cukai menuju gudang penyimpanan untuk proses penghitungan dan penyelidikan lanjutan.

Jaringan Besar Masih Diburu

Meski penggerebekan berhasil mengamankan pelaku di lapangan, pertanyaan besar masih menggantung: siapa aktor utama di balik distribusi rokok ilegal ini?

Lokasi ruko yang digunakan sebagai gudang sementara mengindikasikan pola klasik—memanfaatkan bangunan non-industri untuk menghindari deteksi aparat. Modus ini kerap digunakan dalam jaringan distribusi rokok ilegal yang lebih luas.

Aparat belum mengungkap apakah para pekerja yang diamankan merupakan bagian dari jaringan inti atau hanya tenaga lapangan.

Yang jelas, operasi ini membuka fakta bahwa peredaran rokok ilegal di Gresik masih aktif dan berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar jika tidak ditindak tegas.

Alarm untuk Pengawasan Cukai

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pengawasan distribusi barang kena cukai di daerah industri seperti Gresik. Dengan akses logistik yang kuat—mulai dari jalan raya hingga pelabuhan—wilayah ini rawan dimanfaatkan sebagai jalur distribusi barang ilegal.

Aparat menegaskan operasi serupa akan terus dilakukan untuk memutus rantai peredaran rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak iklim usaha yang sehat.

Sejauh ini, situasi selama operasi dilaporkan aman dan terkendali. Namun, pekerjaan belum selesai—penelusuran jaringan di balik jutaan batang rokok ilegal ini baru saja dimulai. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -



Most Popular