Saturday, December 2, 2023
HomeBerita BaruHukum & KriminalSahroni Sebut Ada Penangkapan Sabu 100 Kg di Jatim tapi Tidak Terekspose

Sahroni Sebut Ada Penangkapan Sabu 100 Kg di Jatim tapi Tidak Terekspose

Surabaya, Investigasi.today Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendengar ada penangkapan narkoba jenis sabu-sabu seberat 100 kilogram di Jawa Timur. Informasi dugaan itu turut diunggah politikus Partai Nasdem itu dalam akun media sosial Instagram pribadinya.

Dia mempertanyakan mengapa Polri tak memberitakan terkait penangkapan sabu seberat 100 kg itu. Sahroni menyebut dugaan penangkapan narkoba jenis sabu itu menghambat keluar masuknya kontainer di kawasan Jawa Timur.

“Hal tersebut apakah bener terganggu keluar masuk kontaier gara-gara ada penangkapan sabu-sabu tersebut,” ucap Sahroni.

Dalam akun Instagram @ahmadsahroni88, turut menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia mempertanyakan mengapa Polri tak mau transparan terkait dugaan penangkapan sabu seberat 100 kg.

“Ini berita kalau ampe bener tapi ga di buka secara transparan sih bener-bener diduga ada permainan nih, @listyosigitprabowo pak kapolri,” tulis Sahroni.

Selain itu, Sahroni juga me-mention Presiden Joko Widodo (Jokowi). Akibat dugaan penangkapan sabu itu menghambat kinerja bongkar muat kontainer di Jawa Timur.

“Mohon perhatian khusus tentang Ini pak @jokowi pak presiden Dwiling time di Jawa Timur terhambat Pak presiden,” papar Sahroni.

Sahroni juga turut memention Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Sahroni menduga, ada permainan penangkapan narkoba agar tak terekspose ke publik.

“@mohmahfudmd pak menko Ijin ini ada dugaaan permainan penangkapan narkoba yang ga terekapose di jawa timur, mohon perhatian bapak menko,” pungkas Sahroni.

pada Mei lalu Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap hasil penangkapan terhadap truk kontainer yang mengangkut 100 kilogram sabu-sabu (SS) di Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk.

Penangkapan itu dilakukan petugas gabungan dari BNN Pusat dan BNN Provinsi Jatim sekitar pukul 17.00 WIB.

petugas BNN sebenarnya sudah mengintai truk kontainer berwarna merah itu sejak lama. Petugas sudah menduga bahwa di truk kontainer itu mengangkut mebel dan ada narkoba. Namun, petugas memilih bersabar dan menunggu siapa penerima paket narkoba.

Ketika masuk Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Yanto sebagai penerima paket narkoba yang ada di dalam kontainer datang. Saat hendak mengambil barangnya, tim gabungan dari BNN menggerebeknya. Tidak ada perlawanan yang berarti.

Pada saat penggerebekan itu petugas akhirnya menemukan sabu-sabu (SS) seberat 100 kilogram yang dikemas dalam beberapa bungkus plastik. Semua SS itu disembunyikan di dalam lima laci. Satu laci berisi sebanyak 20 kilogram SS.

Semua SS kemudian dibawa petugas BNN sebagai barang bukti (BB). Sedangkan, truk kontainer diamankan di Surabaya.

Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad membenarkan soal penagkapan itu, tetapi mempersilakan untuk mengonfirmasi ke pihak BNN. “Detailnya ke BNN ya,” ujarnya. (Laga)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular