Satreskrim Genteng Kali Tembak Mati Residivis Dan DPO Ranmor

0

Surabaya, investigasi.today – Umar (35) warga Wonosari Tegal 4/19 Semampir Surabaya DPO pencurian sepeda motor (curanmor) yang sudah beraksi 20 TKP di wilayah Genteng dan di wilayah Wonocolo tewas ditembak Tim Anti Bandit Polsek Genteng Surabaya. Umar terpaksa ditembak mati karena berusaha melukai anggota yang akan menangkapanya.

Rekam jejak Umar dalam dunia curanmor sangat panjang. Bahkan, dia pernah mendekam di penjara polsek Wonocolo karena kasus pembobolan rumah. Tersangka ini juga dikenal sadis, aksi terakhir melakukan curanmor di depan gedung depan di Sinar Mas jalan Pemuda Surabaya.

“Tersangka ini memiliki track record kejahatan yang cukup banyak, ada sedikitnya 20 TKP yang melibatkan dirinya. Selain dikenal sadis, tersangka berani melakukan perlawanan dengan berbekal senjata tajam mengancam anggota. Dua kali tembakan peringatan saat akan ditangkap tidak membuat dirinya menyerah. Malah berbekal pisau penghabisan balik menyerang petugas,” jelas Kanit Reskrim Polsek Genteng AKP Agung Pribadi, Selasa ( 19/9).

Mantan kanit Resmob  Polrestabes Surabaya ini juga mengatakan, jadi tindakan tegas yang terukur yang dilakukan oleh petugas kepolisian dari Polsek Genteng terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor spesialis roda dua yang sudah melakukan aksinya di wilayah Surabaya.

“Pelaku sudah berkali-kali ditangkap dan diproses hukum. Penangkapan ini merupakan prestasi Surabaya. Jadi tindakan yang tadi dilakukan oleh anggota di lapangan adalah keberhasilan anggota dalam kring serse melakukan pemantauan di wilayahnya,” ucap Agung.

“Pelaku tertangkap tangan dan melawan terhadap petugas. Jadi jika kita lakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku dan meninggal dunia itu merupakan bentuk strategi kita, keberhasilan kita dalam memantau wilayah tempat sering terjadi kejahatan jalanan,” ungkapnya.

Selain maapu melumpuhkan pelaku, polisi juga mengamankan dua kunci T, satu buah pisau penghabisan sepanjang 40 cm. ( lam/Pril )