Songsong Tahun Baru 2018, Pemkab Sarolangon Gelar Dzikir dan Doa Bersama

0

Sarolangun, investigasi.today – Dalam menyonsong tahun baru 2018, Pemkab Sarolangun melaksanakan dzikir dan do’a bersama Di masjid Alfalah Kota Sarolangun dan
Sebagai pentausiahnya ustad ARIFIN
NABABAN yang  diliput oleh wartawan investigasi.

Selepas sholat isya disambung dengan dzikir dan do’a bersama, wakil bupati H HILALATIL BADRI yang mewakili bapak Bupati H CEK ENDRA yang berhalangan hadir disebabkan masih Mengerjakan umroh ditanah Suci Makkah.
 
Dalam sambutannya Wakil Bupati H Hilalatil Badri menyampaikan Beberapa hal yang menyangkut fadilah/hikmah sholat dibarengi dengan zikir dan do’a bersama.

(1) Selalu bersilaturrahmi melalui sholat berjama’ah fadilah nya adalah akan memanjangkan umur kita dan meneguhkan ukhuwah islamiah, sehingga terciptalah rasa rasa kasih sayang dan menguatkan 
Persaudara’an sesama muslim
 
(2) Sholat berjama’ah juga  diiringi dzikir dan do’a bersama, mempunyai fadilah berupa pahala yang besar di sisi allah dan jangan biarkan hari hari berlalu tanpa dibarengi ibadah dan munajat kepada Allah SWT dengan mengharapkan kemakmuran serta kesejahtera’an masyarakat kabupaten sarolangun khusus nya.

Bapak Wabup menegaskan kembali betapa pentingnya sholat berjama’ah 
Berkena’an  dengan program Buoati H CEK ENDRA, untuk menyongsong tahun baru 2018.

Saatnya kembali memakmurkan masjid, terutama sholat (SUBUH BERJAMA’AH) program ini sudah berjalan dengan sempurna pada tahun 2017 kemarin.

Sudah 63 masjid kami jelajahi melaksanakan sholat subuh berjama’ah bersama masyarakat setempat dalam kabupaten sarolangun, insya allah akan dilanjutkan secara terus menerus di masa mendatang.

Pada akhir kata sambutannya, H Hilalatil Badri mengingatkan bahwa, betapa ruginya
Kita semua, kecuali orang orang yang  beriman dan beramal sholih senantiasa melaksanakan kewajiban sholat berjama’ah lima waktu di masjid.

Sehingga terciptalah negeri yang (baldatun toyyibatun warobbun ghofur) negri yang adil dan makmur yang diberkati serta diampuni allah. (m,ja’far)