Monday, August 17, 2026
HomeBerita BaruJatimTraktor Bantuan DPRD Jatim Mendarat di Tanjangawan, Kades: Jangan Dikuasai Segelintir Orang

Traktor Bantuan DPRD Jatim Mendarat di Tanjangawan, Kades: Jangan Dikuasai Segelintir Orang

Gresik, Investigasi.today – Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit traktor tiba di Desa Tanjangawan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Kepala Desa Tanjangawan Anang Ma’ruf langsung mengingatkan Kelompok Tani Tanjangawan I agar bantuan tersebut tidak berhenti sebagai fasilitas milik segelintir orang.

Pesan itu disampaikan saat penyerahan traktor di Balai Desa Tanjangawan, Minggu (16/8/2026). Anang menegaskan, alsintan harus dirawat dan dimanfaatkan secara gotong royong untuk kepentingan seluruh anggota kelompok tani.

“Jangan sampai bantuan traktor ini hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang. Bantuan ini untuk kelompok tani dan kepentingan bersama. Tolong dijaga dan dirawat agar tidak cepat rusak,” tegas Anang.

Menurutnya, keberadaan traktor bukan sekadar bantuan fisik, tetapi sarana untuk membantu petani mempercepat pengolahan lahan sekaligus mendukung efisiensi usaha tani. Karena itu, pengelolaan dan pemanfaatannya harus dilakukan secara terbuka serta mengedepankan kepentingan bersama.

Traktor tersebut merupakan bagian dari program sinergitas DPRD Jawa Timur dengan Dinas Pertanian Jawa Timur yang direalisasikan melalui aspirasi anggota DPRD Jatim M Rofiq dari Fraksi Gerindra.

Penyerahan bantuan dilakukan anggota DPRD Gresik Muh Kurdi kepada Ketua Kelompok Tani Tanjangawan I Ahmad Mahdi. Prosesi tersebut disaksikan Kades Anang Ma’ruf dan penyuluh pertanian dari BPP Kecamatan Ujungpangkah.

Kurdi mengatakan, bantuan itu berawal dari aspirasi petani yang disampaikan saat kegiatan reses di Desa Tanjangawan. Salah satu kebutuhan yang mencuat adalah dukungan sarana pengolahan lahan untuk membantu petani menghadapi musim tanam.

“Saat reses, ada petani yang mengusulkan bantuan traktor. Alhamdulillah, aspirasi tersebut bisa direalisasikan melalui program sinergi DPRD Jawa Timur dan Dinas Pertanian Jawa Timur,” ujar Kurdi.

Ia menilai dukungan terhadap mekanisasi pertanian penting untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan dan mempercepat masa tanam padi. Akses petani terhadap sarana produksi juga diharapkan ikut memperkuat produktivitas dan kesejahteraan mereka.

“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, petani harus semakin sejahtera. Kemudahan dalam akses sarana produksi pertanian, termasuk pupuk, diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan,” katanya.

Di tengah dorongan mekanisasi pertanian, pesan dari pemerintah desa menjadi penting: bantuan tidak cukup hanya diterima, tetapi harus dipastikan benar-benar bekerja untuk petani. Perawatan, pemanfaatan bersama, dan pengelolaan yang bertanggung jawab menjadi kunci agar traktor tidak sekadar menjadi aset bantuan, melainkan benar-benar berdampak pada produksi pertanian warga. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular