Ungkap Pnyimpangan Dana BPJS, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Gresik Diperiksa Penyidik Kejari

0


Teks foto ; beberapa Kepala Puskesmas saat datang di Kejari

GRESIK, Investigasi.Today – Pengungkapan kasus dugaan penyimpangan dana BPJS tahun 2016-2017 berupa pemotongan jasa pelayanan (Jaspel) sebesar Rp 500 juta terus dikebut oleh tim penyidik Pidsus Kejari Gresik.

Rencananya seluruh Kepala Puskesmas se_Kabupaten Gresik akan dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan. Pada tahap awal ini sebanyak 13 Kepala Puskesmas, Pustu, dan bendahara datang ke Kejari untuk dimintai keterangan penyidik Pidsus sebagai saksi, Kamis (9/8).

Mereka semua datang sekitar pukul 09.45 WIB dan langsung memasuki ruang pemeriksaan.

Kajari Gresik, Pandu Pramukartika didampingi Kasi Pidsus Andre Dwi Subianto menyampaikan “mereka semua diperiksa dalam status sebagai saksi dan i masih pemeriksaan tahap awal,” ujarnya kepada awak media.

“Pemeriksaan mereka sangat penting untuk mengungkap dugaan skandal penyimpangan dana BPJS dari Jaspel senilai Rp 500 juta. Mereka dianggap mengerti karena sebagai penanggungjawab Puskesmas dan Pustu yang didalamnya juga menangani BPJS,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini berawal dari penggeledahan kantor Dinkes Pemkab Gresik di Jalan dr Wahidin SH dan rumah Kadinkes dr.M.Nurul Dholam di Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada Senin (6/8) lalu.

Kasus penyimpangan dana BPJS di tubuh Dinkes Gresik ini mendapat atensi yang luar biasa dari Kejagung.

Disinyalir kasus ini merupakan awal dari pengungkapan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Gresik. (Ink)