Usai Digilir, 4 Pemuda Bejat Aniaya dan Rampas Motor Gadis SMP Asal Gresik

0

MOJOKERTO, Investigasi.Today – Sudah jatuh tertimpa tangga, sudah diperkosa oleh 4 pemuda bejat secara bergiliran, motor Vario Bunga (nama samaran) seorang gadis berusia 14 tahun yang masih duduk di bangku SMP asal Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur juga dirampas para pelaku.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan “kejadian mengenaskan ini berawal saat korban mengenal Danu Asmoro Aji (20), warga Desa Segodobancang, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, melalui media sosial. Kemudian keduanya bertemu pada Kamis (21/3/2019) sekitar pukul 19.00 WIB,” ujarnya, Selasa (9/4).

“Selanjutnya gadis polos asal Gresik ini diajak Danu ke rumah temannya yang berada di Desa Terungkulon, Krian, Sidoarjo dengan mengendarai motor Honda Vario milik Bunga,” lanjutnya.

“Ketika sampai di rumah temannya, Danu mengajak korban untuk pesta miras dan mencecoki korban dengan minuman keras (miras), kemudian para pelaku menyetubuhi korban secara bergiliran,” ungkap Fery.

Benar-benar bejat, setelah diperkosa secara bergiliran. Danu beralasan meminta korban mengantarkannya pulang, Jumat (22/3/2019) sekitar pukul 02.00 WIB. Sesampainya di Jalan Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, ternyata Danu telah menyuruh tiga temannya untuk menghadang gadis 14 tahun asal Gresik tersebut.

“Saat sampai di Mojokerto Danu itu meminta turun, beralasan akan mampir kerumah temanya. Saat korban akan pulang, sampai di jalan sepi Dusun Gembongan, korban dihadang oleh 3 teman Danu,” tutur Fery.

Mereka adalah Alvian Baihaqi (19) dan Riki Zakaria (23), warga Desa Terungkulon, Krian, Sidoarjo, serta Ismi Azzis Novanda (19), warga Desa Mergosari, Tarik, Sidoarjo. “Ketiganya juga ikut menggilir korban,” terang Fery.

Fery menuturkan saat di lokasi yang sudah ditentukan oleh para pelaku, korban ditodong oleh Riki menggunakan pisau juga dipukul dan ditendang oleh Alvian hingha korban tak berdaya. Kemudian mereka membawa kabur sepeda motor korban.

“Setelah sadar, korban melapor ke polisi dan kami langsung proses terkait perampasan sepeda motornya. Karena persetubuhan terjadi di wilayah hukum Polres Sidoarjo,” tandasnya.

Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Danu di tempat tongkrongannya di Perumtas 5, Kecamatan Prambon, Sidoarjo pada Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika diinterogasi, Danu mengakui semua perbuatannya. Berbekal pengakuan Danu tersebut, petugas akhirnya berhasil meringkus 3 pelaku lainnya di rumah mereka masing-masing.

Tidak hanya mengamankan para pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Yakni 3 sepeda motor milik para pelaku, 1 pisau dapur, serta 1 ponsel milik pelaku. (Ink/Yanto)