Usai Studi Banding ke Makassar, Dewan Berharap Tata Kelola Parkir Bisa Profesional

0


Wakil ketua DPRD Gresik, Syafi’ AM

GRESIK, Investigasi.Today – Demi meningkatkan retribusi dan memaksimalkan pengelolaan parkir, Komisi II DPRD Gresik, Jawa Timur menggagas rancangan peraturan daerah (Ranperda) penyelenggaraan perhubungan.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik, Syafi’ AM saat ini pegelolaan parkir dibawah naungan Dishub belum dilakukan dengan maksimal, sehingga retribusi parkir tidak pernah mencapai target.

Politisi PKB itu juga menyampaikan bahwa pihaknya akan membahas Ranperda penyelenggaraan perhubungan di tahun 2019. “Ranperda ini sebagai bentuk komitmen dan salah satu terobosan para wakil rakyat untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujarnya, Kamis (14/2).

Syafi’ mengungkapkan, sebenarnya potensi pendapatan retribusi parkir di Kabupaten Gresik ini sangat besar. Bahkan jika parkir tepi jalan umum dikelola dengan optimal akan bisa menambah pendapatan daerah.


Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, dalam waktu dekat dewan akan melakukan studi banding ke Kota Makassar. Disana, wakil rakyat akan belajar tentang bagaimana mengelola parkir agar bisa optimal dan akan dituangkan dalam Ranperda penyelenggaraan perhubungan.

“Tidak berhenti sampai disitu, komisi II juga akan menyusun materi draft Ranperda Perhubungan ini dan rencananya pada pertengahan bulan ini akan menggelar forum group discussion (FGD) dengan berbagai elemen terkait juga konsultan ahli dari akademisi yang ditunjuk,” papar Syafi’i.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Nur Saidah juga optimis, bahwa studi banding yang akan dilakukan tersebut bisa menambah ilmu bagaimana menata kelola parkir dengan baik dan nantinya bisa diterapkan di Kabupaten Gresik untuk meningkatkan PAD.

“Semoga usai studi banding nanti, pengelolaan parkir bisa dilakukan dengan baik dan profesional. Sehingga hasilnya akan optimal dan bisa menambah pendapatan asli daerah,” harapnya. (Adv/adr)