Wabup Apresiasi Kehadiran Syekh Rasyid ke Sidoarjo

0

SIDOARJO, Investigasi.today – Syekh Rasyid hadir di Kabupaten Sidoarjo dalam acara Talk Show Bersama Syekh Rasyid yang digelar SDIT Nurul Fikri Sidoarjo di Ballroom Fave Hotel Sidoarjo, pagi tadi, Minggu, (21/7). Hafidz sekaligus dai cilik tersebut sengaja diundang untuk memotivasi anak-anak Sidoarjo untuk lebih mencintai Al-Quran. Khususnya siswa-siswi SDIT Nurul Fikri Sidoarjo.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada siswa-siswi penghafal Al-Quran SDIT Nurul Fikri Sidoarjo. Selain itu juga diberikan piagam penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi yang diserahkan langsung oleh  Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH yang hadir dalam kesempatan tersebut

Wabup berharap kehadiran Syekh Rasyid  akan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Quran. Selain itu dapat menjadikan semangat bersama untuk lebih dekat dengan Al-Quran. H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan Al-Quran merupakan mukjizat yang luar biasa. Disebutkan dalam salah satu ayat Al-Quran bahwa Al-Quran diturunkan Allah SWT dan akan senantiasa dipeliharanya. Oleh karenanya sampai saat ini Al-Quran dapat terus terjaga kemurnian dan keasliannya. Buktinya, banyak anak yang hafal  30 juz surat Al-Quran dengan mudah. Seperti halnya Syekh Rasyid.

“Secara akal manusia tidak akan mampu berfikir bagaimana anak umur lim tahun, enam tahun  sudah bisa hafal Al-Quran, bahkan Syekh Rasyid sendiri awalnya tanpa guru, otodidak, ini sesuatu yang luar biasa,”ucapnya.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin juga mengatakan anak merupakan investasi dunia akherat. Mengenalkan anak dengan Al-Quran dan ajaran Islam merupakan investasi yang tak ternilai harganya. Namun hal tersebut kadang dilupakan sesorang. Bahkan dikalahkan dengan investasi lainnya seperti tabungan deposito maupun rumah. Padahal investasi seperti itu belum tentu bermanfaat.

“Kalau kita investasi rumah dan lain sebagainya belum tentu juga bermanfaat, investasi anak yang soleh, anak yang mengerti tentang Al-Quran, memperjuangkan agamanya, cinta kepada rosulullah dan keluargannya adalah investasi yang sangat luar biasa, apalagi yang sampai hafidz Al-Quran,”ucapnya. 

Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur tersebut juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sangat peduli dengan penghafal Al-Quran. Wujudnya dengan diberikannya uang insentif bagi hafidz-hafidzah penghafal 30 juz Al-Quran.  Besarannya bahkan selalu naik. Kalau tahun lalu diberikan uang insentif Rp. 2 juta perorang. Sekarang naik menjadi Rp. 4 juta setahun. Pemberiannya dilakukan dalam dua tahap dalam setahun. Wabup berharap apresiasi Pemkab Sidoarjo kepada para penghafal Al-Quran di Sidoarjo dapat terus dilakukan. Bahkan ia berharap besaran nilai insentif yang diberikan dapat meningkat tiap tahunnya. 

Dalam kesempatan tersebut Syekh Rasyid memberikan tips bagaimana menjaga hafalan Al-Quran. Yang pertama adalah istiqomah dalam membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Di usahakan waktu subuh sudah melakukan hafalan Al-Quran. Dirinya meminta hafidz-hafidzah yang baru hafal untuk terus mengulang hafalan sebanyak 5 juz sehari. Kemudian dengan mendengarkan murottal (rekaman suara Al-Quran). Dilakukan waktu dhuhur. Hal tersebut yang dilakukannya diawal-awal menghafalkan Al-Quran.

“Setelah istimak (mendengar) barulah kita menghafalkan ayat-ayat yang kita dengar, usahakan jangan dengar ayat-ayat yang lain, kalau kita menghafalkan juz satu, juz satu itu yang kita dengar, kalau sudah masuk juz dua, juz dua yang kita dengar,”pesannya.

Syekh Rasyid juga mengatakan membentuk anak yang pandai hafal Al-Quran dimulai dari orang tuanya. Orang tua harus soleh. Minimal orang tua harus hafal dua juz Al-Quran kalau menginginkan anaknya sebagai hafidz hafidzah. Dalam kesempatan tersebut Syekh Rasyid juga mengungkapkan  motivasinya menghafalkan Al-Quran. Tujuannya satu, yakni ingin mengajak orang tuannya dan keluarganya masuk surga kelak. Pasalnya ia sebutkan dalam ayat Al-Quran bahwa barang siapa yang hafal Al-Quran akan Allah masukkan kedalam surga. Tujuan lainnya adalah mengajak teman-temannya menjadi penghafal Al-Quran.

Syekh Rasyid katakan saat ini sudah di akhir zaman. Banyak manusia sudah tertipu dunia. Untuk itu dirinya mengajak dan mengakrabkan kembali dengan Al-Quran. Dirinya katakan bahwa dekat dengan Al-Quran maka hidup akan tenang dan selamat. Syekh Rasyid juga katakan cahaya Al-Quran menjadi penerang apabila disuatu rumah terdapat anak penghafal Al-Quran. “Ada cahaya dirumah tersebut,”ujarnya.(dori)