Saturday, April 25, 2026
HomeBerita BaruJatimLanching Kampung Tauge Desa Hulaan, Mujid Riduan: Pembangunan Wisata Kuliner Ini Akan...

Lanching Kampung Tauge Desa Hulaan, Mujid Riduan: Pembangunan Wisata Kuliner Ini Akan Kita Teruskan

Gresik, Investigasi.today – Mengangkat produk unggulan masyarakat sekitar, yakni tauge (Jawa: cukulan) dan lontong, bertempat di kawasan eduwisata yang berlokasi di area waduk setempat. Desa Hulaan, Kecamatan Menganti resmi dilaunching menjadi kampung tauge dan lontong.

Dengan bacaan basmalah, launching ini dibuka oleh Camat Menganti Sujarto, mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang berhalangan hadir, Minggu (19/12).

“Dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim, kami nyatakan dibuka,” ujarnya bersama Kades Hulaan H. Hamdani Widianto, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Ketua Fraksi Golkar DPRD Gresik Wongso Negoro, Ketua Desa Berdaya Abdul Haris, Kapolsek Menganti, Kodim Menganti dan para tokoh masyarakat.

Camat Sujarto menyampaikan bahwa di kecamatan Menganti ada 5 lima desa berdaya, tapi yang paling siap adalah Desa Hulaan.

“Hari ini dilaunching, dan mudah-mudahan 4 desa yang lain akan mengikuti, karena yang paling siap adalah Hulaan,” jelasnya.

Sujarto menambahkan bahwa hal ini juga sebagai bentuk harapan Bupati Gresik. “Bahwa desa harus ada peningkatan potensi desa, untuk bisa meningkatkan PAD, untuk pembiayaan kegiatan-kegiatan yang ada di desa,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Hulaan H. Hamdani Widianto menyampaikan bahwa lokasi di area waduk ini akan menjadi sentra kuliner dan Eduwisata.

“Lokasi ini akan menjadi sentra kuliner dan sentra wisata desa Hulaan,” ungkapnya didampingi Ketua Desa Berdaya.

Alasan diangkatnya produk andalan tauge dan lontong, lanjut Hamdani lantaran dua produk tersebut telah menguasai pasar di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, produksi lontong dan kecambah (baca: tauge) Desa Hulaan menguasai se-Jawa timur,” tandasnya bangga.

Kades Hulaan itu juga berharap dukungan dari semua pihak agar keinginan warga desa Hulaan untuk memiliki wisata bisa terwujud.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyatakan dukungannya atas dilaunchingnya Desa Hulaan sebagai kampung tauge dan lontong.

“Jangan khawatir, ini tanggung jawab kita bersama. Pembangunan Eduwisata kuliner Desa Hulaan ini akan kita teruskan,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Fraksi Golkar DPRD Gresik Wongso Negoro. Dirinya berharap dengan hadirnya Eduwisata ini mampu membangkitkan ekonomi desa melalui geliat UMKM di desa.

“Dengan dilanchingnya kampung tauge ini, semoga UMKM-UMKM yang ada di desa Hulaan bisa sejahtera dan maju,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan launching Ini diawali Live music dan pentas seni di hari Sabtu (18/12) dan Senam, Festival Seni serta Parade Tari pada Minggu (19/12). Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, acara digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular