
Bangkalan, investigasi.today – Kabar gembira datang bagi warga sekolah dan masyarakat di Kecamatan Galis, Bangkalan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, secara langsung meninjau lokasi SDN Kajuanak 4 yang mengalami kerusakan parah bahkan sebagian bangunannya roboh akibat bencana alam akhir tahun lalu, pada Jumat ini.
Kedatangan Menteri disambut hangat oleh kepala sekolah, para guru, siswa, aparat desa, serta pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa ia datang untuk memastikan langkah perbaikan segera berjalan.
“Saya hadir di sini untuk melihat langsung kondisi sekolah yang telah mengajukan program revitalisasi. Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan tempat belajar yang layak dan aman,” ujarnya di hadapan para hadirin.
Sebagaimana diketahui, pada 24 November 2025 silam, bangunan sekolah ini tiba-tiba roboh saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Beruntungnya, kejadian itu terjadi di luar jam sekolah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, dampaknya terasa berat: ruang kelas, ruang administrasi, hingga ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) rusak parah. Sejak saat itu, kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan di bawah tenda darurat maupun menumpang di teras rumah warga sekitar.
Kepala Sekolah SDN Kajuanak 4, Ningsih, mengaku bahwa proposal perbaikan telah diajukan sejak Desember 2025 dan mendapat tanggapan positif. Ia mengaku sangat terkejut sekaligus bahagia saat mengetahui Menteri akan datang berkunjung.
“Ini benar-benar kado terindah bagi kami. Kami tidak menyangka Pak Menteri sendiri yang turun ke sini melihat kondisi kami secara langsung,” ujarnya dengan nada haru.
Berdasarkan data Kemendikdasmen, program revitalisasi yang disiapkan meliputi perbaikan 4 ruang kelas, 1 ruang administrasi, pembangunan 2 ruang kelas baru, 1 paket fasilitas toilet, serta 1 ruang UKS. Hingga Mei 2026 ini, proses administrasi sudah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu penandatanganan resmi.
“Tak lama lagi sekolah ini akan dibangun kembali menjadi lebih baik dan layak. Semua proses sudah berjalan lancar,” janji Abdul Mu’ti yang disambut riuh tepuk tangan dan sorak gembira para siswa serta warga.
Sebagai tanda dimulainya langkah nyata, Menteri kemudian melakukan seremoni peletakan batu pertama pembangunan kembali sekolah tersebut. Ia juga sempat berdialog dengan Kepala Desa Kajuanak, Marsit, guna memastikan status lahan sekolah yang sebelumnya sempat dilaporkan mengalami sengketa.
“Alhamdulillah, sekarang status lahan sudah aman dan sengketanya sudah selesai, Pak Menteri,” jelas Marsit meyakinkan.
Dengan kelancaran urusan administrasi dan kepastian anggaran, harapan besar kini tertanam di hati seluruh warga sekolah: SDN Kajuanak 4 akan segera bangkit, dan semangat belajar para siswa pun bisa kembali tumbuh di lingkungan yang nyaman dan aman. (Fath/Van)


