Tuesday, May 26, 2026
HomeBerita BaruJatimPercontohan Pertama di Menganti, Desa Domas Resmikan Posyandu 6 SPM

Percontohan Pertama di Menganti, Desa Domas Resmikan Posyandu 6 SPM

Gresik, Investigasi.today – Desa Domas, Kecamatan Menganti, menorehkan langkah strategis dalam penguatan pelayanan publik dengan menjadi desa percontohan peluncuran implementasi Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) tingkat Kecamatan Menganti. Peluncuran yang berlangsung bersamaan dengan kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Senin (25/5), menjadi tonggak transformasi posyandu menuju layanan masyarakat yang lebih terpadu, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan warga sepanjang siklus kehidupan.

Kegiatan launching dilakukan oleh Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Menganti, Umu Uchlisotin Bagus Arif Jauhari, didampingi Ketua Pembina Posyandu Desa Domas Diah Sulung Syafitri, Kepala Desa Domas Sri Retnowati, Sekretaris Kecamatan Menganti Siti Choni Andriyanti, serta Kepala Puskesmas Menganti Estu Putri Tanjungsari.

Pelaksanaan launching yang terintegrasi dengan pelayanan posyandu memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal secara langsung konsep dan implementasi Posyandu 6 SPM. Pada saat yang sama, para kader Posyandu dan kader PKK mendapatkan pendampingan teknis guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan berkelanjutan di tingkat desa.

Posyandu 6 SPM merupakan pengembangan layanan posyandu yang tidak lagi berfokus semata pada kesehatan ibu dan anak, melainkan mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar sesuai Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Melalui pendekatan ini, posyandu diharapkan menjadi pusat layanan masyarakat yang mampu menjawab berbagai kebutuhan dasar warga secara lebih komprehensif.

Ketua Pembina Posyandu Desa Domas, Diah Sulung Syafitri, menegaskan bahwa sinergi antara kader, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan implementasi Posyandu 6 SPM.

“Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan perhatian yang serius dan berkelanjutan. Karena itu, kader posyandu menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada warga. Kolaborasi antara kader posyandu, kader PKK, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan harus terus diperkuat agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Menganti, Umu Uchlisotin Bagus Arif Jauhari, menyampaikan bahwa Desa Domas dipilih sebagai lokasi peluncuran karena dinilai siap menjadi model implementasi Posyandu 6 SPM di tingkat kecamatan.

“Desa Domas menjadi desa percontohan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Menganti. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi desa-desa lain untuk segera menerapkan program serupa sehingga pelayanan dasar masyarakat semakin merata dan berkualitas,” tuturnya.

Peluncuran Posyandu 6 SPM ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Desa Domas bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat pelayanan dasar yang mudah diakses, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ke depan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (Sye)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular