
Jakarta, investigasi.today – Kepolisian telah berhasil mengantongi identitas pelaku yang diduga menyebarkan pesan teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin pagi. Peristiwa ini terjadi tepat saat sekolah baru saja memulai kegiatan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memiliki data lengkap mengenai orang yang diduga mengirimkan pesan ancaman tersebut melalui aplikasi WhatsApp kepada guru dan staf tata usaha sekolah.
“Identitas pelaku sudah kita pegang dan pastikan. Langkah selanjutnya kita segera tindak lanjuti untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Nurma kepada awak media di lokasi kejadian.
Dalam pesan yang dikirimkan, pelaku menyatakan telah menanam bom di 11 titik berbeda di lingkungan sekolah. Menerima pesan mengerikan itu, pihak sekolah segera melapor ke kepolisian sekitar pukul 07.30 WIB, saat siswa dan guru sedang melaksanakan upacara pembukaan MPLS.
Demi keselamatan ribuan siswa dan tenaga pendidik, seluruh penghuni sekolah segera dievakuasi ke lokasi aman. Kepolisian kemudian mengerahkan tim Gegana Brimob, Inafis, petugas pemadam kebakaran, camat, lurah, serta tim dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk melakukan penyisiran menyeluruh.
Setelah pemeriksaan cermat berlangsung lebih dari dua jam di seluruh area sekolah, petugas memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak.
“Penyisiran telah selesai dilakukan, hingga saat ini tidak ada temuan yang mengkhawatirkan. Namun tim Gegana masih melakukan pengecekan akhir untuk menjamin keamanan sepenuhnya,” jelas Nurma.
Di lokasi terlihat jelas personel Brimob bersiaga ketat, didampingi dua unit kendaraan tim Gegana, serta petugas dinas terkait yang mengatur keamanan dan ketertiban di sekitar sekolah.
Pihak kepolisian memastikan proses penelusuran dan penindakan terhadap pelaku teror ini akan berjalan cepat dan tegas, mengingat ancaman ini sangat mengganggu ketenangan proses belajar mengajar serta membahayakan keamanan anak-anak sekolah. (Ink)


