
JAKARTA, investigasi.today – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, untuk membahas langkah strategis memperkuat industri tekstil serta alas kaki nasional, didukung inovasi dan riset dalam negeri.
Para pejabat mulai tiba di lingkungan Istana sejak pukul 12.50 WIB. Hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala BRIN Arif Satria, serta Kepala Badan Pengelolaan Dana BUMN Dony Oskaria.
Kepala BRIN Arif Satria mengonfirmasi rapat dipusatkan pada pengembangan dua sektor utama: industri tekstil dan industri alas kaki.
“Rapat berkaitan dengan industri tekstil dan juga industri sepatu. Kami akan mendiskusikan berbagai isu bersama Pak Menko dan para menteri lainnya. BRIN diundang khusus untuk menyampaikan riset dan inovasi yang dapat menunjang penguatan kedua industri ini,” ujar Arif seusai tiba di Istana.
Ia memaparkan, BRIN telah mengembangkan sejumlah teknologi siap guna—termasuk mesin yang memungkinkan pelaku UMKM memproduksi kain organik berbahan limbah daun nanas.
Selain itu, lembaganya memiliki inovasi pengolahan limbah tekstil hingga penciptaan material baru, antara lain kain bersifat antibakteri dan tahan sinar ultraviolet, yang siap diadopsi pelaku industri.
Tak hanya itu, BRIN juga tengah merancang sepatu khusus bagi siswa yang kurang mampu. Produk ini diklaim tahan lama, nyaman dipakai, dan terjangkau—sesuai arahan Presiden.
“Bapak Presiden sangat berharap kebutuhan siswa yang kurang mampu dapat dipenuhi melalui riset dan inovasi yang relevan. Kegiatan penelitian harus memberikan manfaat nyata dan berpihak kepada masyarakat. Solusi konkret harus dicarikan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tegas Arif.
Sementara itu, Menteri Investasi Rosan Roeslani membenarkan agenda pembahasan industri tekstil dan produk tekstil menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan tersebut.
“Benar, salah satunya membahas TPT. Pembahasannya baru akan dimulai sebentar lagi,” kata Rosan singkat. (Ink)


