Airlangga Melenggang, Bamsoet Undurkan Diri Jelang Munas

0

Jakarta, Investigasi.today – Hanya beberapa jam menjelang pembukaan musyawarah nasional partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan diri mundur dari pencalonan ketua umum Partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sebelumnya Bamsoet yang kini menjabat sebagai Ketua MPR tersebut menggebu-gebu untuk bertarung menduduki ketua umum dan siap bertarung dengan petahana Airlangga Hartarto yang juga merupakan Menteri Koordinator Perekonomian.

Perebutan ketua umum pada Munas Golkar yang digelar 3-5 Desember 2019 tersebut sebelumnya diperkirakan akan panas oleh persaingan Airlangga dengan Bamsoet. Namun menjelang pembukaan Munas, Bambang Soesatyo menyatakan mundur.

“Dengan semangat rekonsiliasi yang telah kita sepakati bersama, maka demi menjaga soliditas dan menjaga keutuhan Partai Golkar, maka saya sore hari ini menyatakan tidak meneruskan pencalonan saya sebagai kandidat Ketum Partai Golkar 2019-2024,” ungkap dalam konferensi pers di Kementerian Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (3/12).

Beberapa pertimbangan menjadi alasan Bamsoet atas keputusan yang diambilnya itu. Pertama mengenai perkembangan Partai Golkar menjelang Munas yang semakin panas. Kedua, katena situasi politik yang dinilai perlu dijaga guna menjaga harapan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi agar tidak terdampak ancaman ekonomi global.

“Kemudian, nasihat, pandangan, saran dan pendapat dari para tokoh senior kami, Pak Luhut, Ketua Dewan Pembina Pak Abu Rizal Bakrie, Wakil Ketua Dewan Pembina Akbar Tanjung, saya tadi pagi sudah komunikasi dan menyampaikan pandangan. Termasuk juga Ketua Dewan Pakar Pak Agung Laksono,” jelasnya.

Dan pertimbangan terakhir, adalah semangat rekonsiliasi yang telah disepakati bersama antara kedua kubu.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga petahana menyambut positif pengunduran diri Bamsoet tersebut karena Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan digelar mulai Selasa (3/12) malam ini, akan menjadi Munas yang adem.

“Sesuai dengan pembicaraan saya dan Pak Bambang, munas ini akan jadi munas yang adem, munas yang betul-betul buat Golkar jadi partai yang bisa menjadi pendukung pemerintah,” ungkapnya.

Airlangga menambahkan situasi politik yang kondusif sangat penting dan dibutuhkan sekali di tengah dinamika ekonomi politik global seperti sekarang ini.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, politisi Abu Rizal Bakrie dan Menko Kemaritiman dan Investasi yang juga tokoh Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan. (Ink)