Saturday, February 24, 2024
HomeBerita BaruTNI/PolriAmankan Pemilu 2024, Kapolda Jatim Beri Pesan Saat Berangkatkan Personel

Amankan Pemilu 2024, Kapolda Jatim Beri Pesan Saat Berangkatkan Personel

Surabaya, investigasi.today – Polda Jatim menggelar apel terakhir pergeseran pasukan dalam rangka BKO ke wilayah-wilayah rawan untuk mengamankan Pemilu 2024. Ada 1.013 personel Polda Jatim yang BKO ke sejumlah polres yang membutuhkan penebalan pengamanan.

Apel yang digelar di Lapangan Polda Jatim itu dipimpin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim. Kapolda Jatim dalam arahannya mengatakan, Polda Jatim menyelenggarakan operasi kepolisian terpusat mantap Brata Semeru 2023-2024 dalam rangka pengamanan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 di wilayah hukum Polda Jatim.

“Beberapa hari ke depan kita akan memasuki tahapan penting dari tahapan Pemilu Serentak 2024, yaitu tahap pungut dan hitung suara tanggal 14 Februari 2024,” kata Imam, Minggu (11/2).

“Nanti personel-personel ini akan ditempatkan di TPS-TPS yang membutuhkan penebalan. Mudah-mudahan tiga hari ke depan semua terkonsolidasi dengan baik dan pengamanan TPS bekerja sama dengan TNI dan Linmas yang ditugaskan sudah siap, tanggal 14 Februari berjalan lancar,” sambungnya.

Imam melanjutkan, beberapa Polres sudah membuat inovasi-inovasi untuk menggugah para pemilih, terutama generasi millenial agar tertarik mendatangi TPS yang sudah ditentukan untuk menggunakan hak pilihnya.

“Setelah mencoblos mereka bisa makan gratis di outlet-outlet di Surabaya, kurang lebih ada 100 ribu pemilih pertama yang menyalurkan suara,” ungkap Imam.

“Saya mengimbau kepada generasi muda, ayo sukseskan pemilu dengan mendatangi TPS. Mudah-mudahan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024 melebihi tahun 2019,” lanjut dia.

Sementara wilayah yang perlu mendapatkan penebalan pasukan, jelas Imam, Polresta Banyuwangi dan empat polres di Madura, terutama di Sumenep. Kemudian Polres Blitar Kota.

“Kita belajar dari tahun 2019. Dulu di Madura, ada kotak suara hilang, diadakan PSU lagi, kemudian bentrokan pendukung yang fanatik antara pendukung paslon capres maupun cawapres, sampai berdampak pembakaran polsek di Sampang,” jelas Imam.

Ia juga mengungkapkan, ada 137 TPS rawan, di mana mayoritasnya ada di Madura. Polda Jatim juga akan menerapkan pola pengamanan TPS yang sangat rawan, yaitu dua TPS diamankan dua polisi.

Polda Jatim pun sudah menyiapkan pasukan siaga untuk mengantisipasi kontigensi tiga SSK, baik Brimob maupun samapta setiap saat siap digerakkan.

Berikut beberapa poin yang ditekankan Kapolda Jatim kepada pasukan dalam rangka Pam TPS.

  • Jalin sinergitas dan kolaborasi yang baik dengan TNI, pemerintahan setempat, instansi terkait, dan seluruh lapisan masyarakat guna terciptanya keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pungut dan hitung suara.
  • Laksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur, pegang teguh profesionalisme dan komitmen netralitas Polri.
  • Lakukan pengenalan karakteristik wilayah serta deteksi dini wilayah BKO.
  • Jangan melakukan segala perbuatan yang kontraproduktif, sikapi setiap situasi di lapangan secara responsif, cepat, efektif, dan tegas, serta terukur sesuai prosedur tetap.
  • Selalu pedomannya buku saku yang telah dibagikan sebagai panduan praktis sebagai petugas pelaksana pengamanan TPS.
  • Seluruh personel senantiasa menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas pengamanan. (Lg)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -







Most Popular