Anggota Dewas Jalani Swab Test, Putusan Sidang Etik Ketua KPK Ditunda

0
Ketua KPK, Firli Bahuri

Jakarta, Investigasi.today – Karena anggota Dewas KPK harus menjalani swab test terkait virus Corona (COVID-19), putusan sidang etik Ketua KPK Firli Bahuri terkait helikopter mewah akhirnya ditunda lagi.

Terkait hal ini, Plt Jubir KPK Ali Fikri menjelaskan, berdasarkan hasil tracing, didapat informasi bahwa anggota Dewas KPK kontak atau ada interaksi dengan pegawai KPK yang positif COVID-19.

“Agenda sidang akhirnya dilakukan penundaan karena dibutuhkannya tindakan cepat penanganan dan pengendalian COVID-19 di lingkungan KPK, khususnya Dewan Pengawas KPK,” ungkapnya, Senin (14/9) kemarin.

“Berdasarkan hasil tracing internal, ditemukan indikasi interaksi antara pegawai yang positif COVID-19 dengan Anggota Dewas KPK, sehingga pada hari Selasa akan dilakukan tes swab sejumlah pihak terkait,” lanjutnya.

Oleh karena itu, sidang putusan etik terhadap Firli ditunda menjadi tanggal 23 September atau hari Rabu pekan depan. “Rencana persidangan etik Dewan Pengawas KPK dengan terperiksa YP, Pegawai KPK dan FB, Ketua KPK ditunda dari jadwal Selasa, 15 September 2020 menjadi Rabu, 23 September 2020,” jelas Fikri.

Untuk diketahui, sidang etik terhadap Ketua KPK, Firli Bahuri sudah digelar sebanyak 3 kali. Yakni yang pertama, pada Selasa (25/8), kedua pada Jumat (4/9), dan ketiga pada, Selasa (8/9).

Sidang etik ini digelar intuk menindaklanjuti laporan dari Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) kepada Dewas KPK, terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli karena naik helikopter mewah milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO saat melakukan kunjungan ke Sumsel, yakni dari Palembang ke Baturaja pada 20 Juni lalu.

Menurut MAKI, Firli patut diduga melanggar aturan tentang kode etik pimpinan KPK terkait larangan bergaya hidup mewah. (Ink)