Antisipasi Terorisme, PoldaJatim Bentuk Satgas Antiteror

0

Foto ilustrasi

SURABAYA, investigasi.today – Sejak insiden bom gereja di Surabaya dan aksi teror bom di berbagai tempat yang terjadi beberapa waktu lalu, aparat kepolisian terus mencari cara untuk mengantisipasinya.

Akhirnya Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antiteror untuk mendeteksi dan mengantisipasi agar terorisme tak lagi terjadi di wilayah Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan “Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin sudah membentuk tim Antiteror Polda yang diambil dari satuan kerja sebanyak 25 orang dan di bawah kendali Kapolda secara langsung,” ujarnya, Selasa (17/7).

“Satgas Antiteror dibentuk bukan hanya untuk mengantisipasi adanya aksi teror seperti yang terjadi di Surabaya saja, tapi juga untuk memastikan keamanan menjelang perhelatan Asian Games 2018,” lanjutnya.

“Asian Games adalah tanggung jawab kita semua, meski pelaksanaannya di Jakarta-Palembang. Tapi Polda Jatim bersama Polda Jateng tetap mensosialisasikan dan membantu penuh terciptanya kamtibmas,” papar Barung.

Sementara itu, Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo menyampaikan “Satgas Antiteror dibentuk bukan untuk melakukan penindakan namun sebagai upaya preemtif dan preventif. Penindakan tetap dilakukan oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri,” ungkapnya.

Agung yang juga menjadi Wakil Satgas Antiteror ini menambahkan “tujuan utama dibentuknya satgas asalah untuk membangkitkan kebiasaan masyarakat untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar. karena beberapa TKP bom atau domisili pelaku bom yang lalu itu ada di perumahan yang ramai,” paparnya.

Agung menceritakan dulu sempat ada “community” polisi yang menjadi polisi bagi dirinya dan lingkungannya. Komunitas ini juga akan mengonfirmasikan kepada polisi jika ada aktivitas di lingkungannya yang mencurigakan.

Senada dengan pesan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin yang pernah berkata bukan hanya karena kekuatan aparat, tapi masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan ketertiban dan keamanan. (Ink)