Aparat Keamanan Kawal Pemindahan Kotak Suara

0

Denpasar, Investigasi.today – Tugas aparat keamanan dalam mengawal dan mengamankan Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 ini belum berakhir. Usai tahap pencoblosan yang berlangsung tanggal 17 April, TNI-Polri kembali berjibaku melakukan pengawalan pemindahan kotak suara dari TPS hingga ke tingkat Provinsi.

“Setelah dari TPS pengiriman kotak suara kita kawal ke tingkat pemilihan Kecamatan yaitu PPK, dari PPK ke tingkat kabupaten dan selanjutnya ke KPU Provinsi”, kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan didampingi Dandim 1611 Badung Letkol Inf Handoko Yudho Wibowo, Kamis (18/04) di Denpasar.

Pemindahan kotak suara dari tingkat TPS ke tingkat yang lebih tinggi terang Kapolresta harus dilakukan pengawalan ketat oleh aparat keamanan. Hal itu dikarenakan potensi kerawanan tetap tinggi di antaramya mengantisipasi kemungkinan adanya perampasan surat suara.

“Ini sekaligus untuk menjaga dari ancaman orang tak bertanggung jawab terhadap petugas TPS dan KPPS, seperti penganiayaan, perusakan pembakaran maupun masalah lainnya”, bebernya.

Sebelumnya kata Kapolresta Denpasar, dirinya bersama Dandim 1611/Badung bersama-sama melakukan pengecekan pengamanan kotak suara yang disimpan di kantor Kecamatan Kuta Selatan.

“Selain itu, kami, Polri dan TNI tetap mengintensifkan dan meningkatkan kegiatan patroli terpadu agar keamanan wilayah tetap terjaga pasca pencoblosan 17 April 2019 kemarin”, tegas Kapolresta Denpasar.

Sementara itu Dandim 1611/Badung mengatakan personelnya tetap melekat bersama Polri dalam melaksanakan pengamanan dan pengawalan proses Pilpres dan Pileg 2019 terutama proses pencoblosan dan setelahnya.

Dijelaskan juga bahwa di wilayah tugas Kodim 1611/Badung yang meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, secara umum pelaksanaan Pilpres dan Pileg berlangsung aman, lancar dan kondusif.

“Kita apresiasi terhadap kondisi ini dan tentu juga partisipasi masyarakat yang antusias melaksanakan hak politiknya”, pungkasnya. (Iskandar)