Wednesday, April 22, 2026
HomeBerita BaruTNI/PolriKartini di Jalan Raya: Srikandi Satlantas Gresik Tebar Mawar, Edukasi, dan Helm...

Kartini di Jalan Raya: Srikandi Satlantas Gresik Tebar Mawar, Edukasi, dan Helm untuk Perempuan

Gresik, Investigasi.today – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Gresik tahun ini tampil beda—lebih hangat, lebih dekat, dan langsung menyentuh masyarakat. Srikandi Satlantas Polres Gresik turun ke lapangan, membagikan mawar dan helm SNI kepada pemohon SIM perempuan dalam layanan SIM Keliling di Pasar PPS, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Selasa (21/4/2026).

Suasana yang biasanya formal berubah jadi penuh keakraban. Para Polisi Wanita yang dikenal sebagai Srikandi Giri menyapa warga dengan senyum, mencairkan antrean yang kerap terasa kaku.

Bukan sekadar seremoni, aksi ini membawa pesan yang jelas. Setiap pemohon SIM perempuan mendapat kejutan berupa setangkai mawar—simbol penghargaan atas peran mereka yang tak tergantikan dalam keluarga dan masyarakat.

Di balik itu, ada misi yang lebih besar. Perempuan dinilai memegang peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, dimulai dari rumah.

“Perempuan adalah pilar keselamatan keluarga. Memastikan mereka tertib administrasi dan aman di jalan adalah cara kami menghormati perjuangan Kartini masa kini,” ujar salah satu Polwan di lokasi.

Tak berhenti di situ, kegiatan juga dikemas interaktif. Edukasi soal etika berkendara disampaikan lewat dialog santai, membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima.

Agar makin hidup, digelar kuis singkat seputar aturan lalu lintas. Peserta yang menjawab benar langsung diganjar helm SNI—hadiah yang bukan sekadar menarik, tapi juga sarat makna: keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan membangun kesadaran kolektif, terutama di kalangan perempuan.

“Kami ingin perempuan menjadi pelopor keselamatan. Kartini masa kini adalah mereka yang cerdas, mandiri, dan peduli terhadap keselamatan di jalan,” tegasnya.

Peringatan Kartini di Gresik tahun ini membuktikan satu hal: semangat emansipasi tak harus megah. Cukup lewat aksi sederhana; sapaan hangat, edukasi nyata, dan kepedulian, nilai perjuangan itu tetap hidup dan terasa langsung di tengah masyarakat. (Sye)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular