Bangunan lokalisasi liar Krengseng, Kecamatan Krian rata dengan tanah

0

Sidoarjo, Investigasi.today – Sebanyak 17 bangunan liar “Krengseng” di Desa tambak, Kecamatan Krian, Sidoarjo yang diduga sebagai tempat praktek prostitusi, dihancurkan oleh Tim Gabungan dari TNI, Polri, Daop VIII, Kecamatan dan Satpol PP, senin (8-10-2018).
Eksekusi bangunan liar yang berdiri sejak 20 tahun silam ini, dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelum dilakukan pembongkaran dengan menggunakan dua mobil Crain, Satu persatu bangunan diperiksa oleh anggota Satpol PP untuk memastikan tempat tersebut kosong.

Agustin Iriani, Camat Krian mengatakan, pembongkaran tempat ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sebelum di layangkan Surat Peringatan (SP) 1, SP 2 dan SP 3, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait penertiban bangunan liar.

Selain itu, tempat yang berstatus sewa lahan dengan PT Kereta Api Indonesia ini sering kali dikunjungi oleh pemuda-pemudi sehingga membuat warga resah. Tidak hanya itu, dengan adanya tempat yang diduga sebagai prostitusi ini membuat penderita Aids di wilayah Krian tidak menurun, melainkan semakin meningkat.

“Remaja-remaja itu biasa main kesini. Kemudian di wilayah krian sendiri AIDSnya tidak malah menurun tapi semakin bertambah. Meskipun saya sudah membentuk Wakripa, warga Krian peduli Aids. Kita tidak bisa menekan perkembangan penderita AIDS di wilayah Krian,” terang Agustin.

Sementara itu, Wiwik Widayanti, Kepala Daerah Operasi (Daop) VIII mengatakan bahwa warga yang menghuni di wilayah krengseng ini, statusnya menyewa lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Namun, persawahan itu habis sekitar setahun yang lalu dan tidak diperpanjang lagi.

“Sementara akan kita pagar dulu, karena nanti ada beberapa rencana, salah satunya di Stasiun Krian akan kita buat angkutan barang, maka tempat ini akan dibersihkan dan difungsikan sebagai akses masuk,” pungkasnya.(Kudori)