Bupati Buka Bakti Sosial KPRI “HIDUP”

0
Tulungagung, Investigasitop.com- Dalam rangka bakti sosial Koperasi Pegawai Republik
Indonesia (KP-RI) “Hidup” Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengelar acara
Sunatan massal yang diikuti dari masyarakat umum berjumlah 50 anak setingkat
Sekolah Dasar dari berbagai daerah di Kabupaten Tulungagung. Acara bakti sosial
sunatan ini dihadiri Kepala OPD dan karyawan karyawati di lingkup pemerintah
kabupaten Tulungagung serta orang tua peserta khitanan massal. 
Menurut ketua KP-RI “Hidup”
Pemkab Tulungagung Drs. Suprapto, MM sunatan massal ini murni kegiatan bakti
sosial dari KP-RI Hidup, kami juga didukung oleh tenaga medis dan bekerja sama
dengan RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Ia berharap sebagai umat muslim untuk
laki-laki bisa menjalankan Rukun Islam dengan sempurna, disamping itu untuk
menambah semangat dalam menjalankan Ibadah.
Selain itu peserta sunatan
massal juga menerima tali asih berupa santunan uang sebesar Rp. 500.000,- serta
mendapatkan satu set busana muslim. “Program ini rencananya akan dilakukan
secara periodik dan berkelanjutan,” ujar Suprapto.
Bertempat di Pendopo Kongas
Arum Kusumaning Bongso, acara ini dibuka oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo,
SE, M.Si. Dalam sambutan Syahri Mulyo mengatakan bahwa khitanan ini merupakan
salah satu kewajiban agama yang harus dijalankan oleh setiap orang muslim
laki-laki, selain itu menurut medis khitanan atau yang biasa disebut sunat
sangat bermanfaat bagi kesehatan .
“Khitanan massal ini
merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui KP-RI
Hidup, untuk membantu masyarakat yang tidak mampu mengkhitankan anaknya,” tutur
Syahri Mulyo. Usai memberikan sambutan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE,
M.Si memberikan tali asih yang sudah disiapkan oleh Koperasi Pegawai
“Hidup“. 
Dalam acara tersebut
berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB di Pendopo Konggas
Arum Kusumaning Bongso, dilanjutkan pelepasan peserta khitan untuk
diberangkatkan ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung untuk melaksanaan pengkhitanan.
Kemudian peserta diantarkan pulang sampai di rumah masing masing dengan mobil
rombongan yang disiapkan oleh panitia. (hum/tim)