Saturday, February 24, 2024
HomeBerita BaruJatimBupati Gresik Wacanakan Diskon Pupuk Untuk Petambak

Bupati Gresik Wacanakan Diskon Pupuk Untuk Petambak

Gresik, Investigasi.today – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengaku terinspirasi dengan program Gebyar Diskon Pupuk yang digelar Petrokimia Gresik untuk membantu petani dan petambak. Saat ini ia mengaku akan melakukan kajian hukum terkait pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program diskon pupuk tersebut.

Bupati Gresik usai menghadiri acara “Gebyar Diskon Pupuk” di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur Rabu (7/2/2024) menyampaikan bahwa di wilayahnya saat ini memiliki tambah dengan luasan sekitar 28 ribu Hektare. Para penggarap tambak tersebut bukan sebagai penerima pupuk bersubsidi sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022.

Ia melihat para petambak antusias mengikuti program Gebyar Diskon Pupuk yang digelar Petrokimia Gresik. Ia pun berniat mengadopsi program tersebut untuk membantu petani yang ada di Gresik untuk menggarap tambaknya.

“Kita akan mencari cantolan hukumnya, apakah boleh APBD kita manfaatkan untuk membantu pupuk petambak melalui diskon seperti ini. Kita akan tanyakan ke stakeholder terkait dan meminta rekomendasinya. Karena petambak sekarang bukan sebagai penerima pupuk bersubsidi,” tandas Bupati Gresik.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Petrokimia Gresik karena Gebyar Diskon Pupuk ini bertepatan dengan musim tanam bagi petani yang ada di Gresik. Menurutnya, dengan ketersediaan pupuk maka produktivitas pertanian dan perikanan dapat terjaga.

“Terima kasih, kepada Bapak Presiden, Menteri BUMN, Menteri Kementerian Pertanian dan Direktur Utama Petrokimia Gresik, karena ada program Gebyar Diskon Pupuk ketika masuk musim tanam. Hari ini baik petani maupun petambak bisa mendapatkan diskon pupuk. Mudah-mudahan ini menjadi semangat petain dan petambak di Gresik. Semoga musim panen tahun ini semakin sukses,” ujar Bupati Gresik.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan, dalam program ini Petrokimia Gresik menyiapkan 7.000 paket pupuk untuk petani dan petambak yang ada di Gresik. Adapun setiap paketnya berisi pupuk nonsubsidi SP-26 dan Nitrea dengan dengan kemasan masing-masing 25 kilogram per zak, dan harga normal Rp340 ribu.

“Dalam program ini petani hanya menebus dengan harga Rp200 ribu sehingga petani bisa menghemat Rp140 ribu atau lebih dari 40 persen per paketnya,” terang Dwi Satriyo.

Ia pun mengungkapkan tujuan dari program ini untuk membantu petani dan petambak dalam memenuhi kebutuhan pupuk. Karena dalam peraturan, petambak tidak termasuk sebagai penerima pupuk bersubsidi, sehingga untuk dibantu.

“Alhamdulillah mendapatkan respon yang luar biasa dari petani dan petambak. Kami telah menjalankan program ini di beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian,” tutup Dwi Satriyo. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -







Most Popular