Saturday, May 25, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaDENGAN JUMLAH PENDUDUK 1 JUTA LEBIH, KETERSEDIAAN PANGAN DI GRESIK DINILAI MASIH...

DENGAN JUMLAH PENDUDUK 1 JUTA LEBIH, KETERSEDIAAN PANGAN DI GRESIK DINILAI MASIH AMAN

Gresik,
Investigasitop.com – Universitas
Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar seminar bertajub Penguatan dan Pencerahan
e-KTP serta Kontribusi Pupuk Bagi Masyarakat dengan menghadirkan narasumber dari
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh.
Seminar ilmiah terkait
kependudukan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari
Halim Radianto, Senin (22/05/2017) bertempat di Hall Sang Pencerah Gedung Utama
Universitas Muhammadiyah Gresik.
Kabag Humas dan
Protokol pemkab Gresik Suyono menuturkan bahwa dalam seminar tersebut selain
dihadiri oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab)
Gresik, juga dihadiri para Kepala Desa yang terlibat langsung dalam urusan
kependudukan di wilayahnya masing-masing, para civitas Akademik, pimpinan perusahaan
serta mahasiswa UMG.
“Para peserta terlihat
antusias dalam mengikuti seminar kali ini,” tutur Suyono.
Bupati Sambari memberi sambutan 
Sementara itu, Bupati
Sambari dalam sambutannya menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan yang
diselenggarakan oleh Unmuh Gresik tersebut.
Dalam sambutannya,
Bupati Sambari membeberkan kondisi kependudukan di Kabupaten Gresik.
Menurutnya, jumlah penduduk Gresik yang saat ini tercatat di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil mencapai 1.319.000 jiwa. Dan dari jumlah itu, 800 ribu
atau sekitar 75,7% diantaranya sudah mempunyai e-KTP.

“Pemerintah kabupaten
Gresik melalui Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) saat
ini sedang melakukan pendataan terkait penduduk, terutama yang belum memiliki
e-KTP. Baik yang ada di Gresik maupun yang tersebar di berbagai wilayah.
Sehingga kami mempunyai keinginan dengan waktu yang tidak terlalu lama, data
penduduk Gresik dapat terekam dalam database kependudukan,” kata Bupati.

Menurutnya, terkait
dengan jumlah penduduk yang mencapai 1 juta jiwa lebih itu, ketersediaan pangan
di Gresik masih lebih dari cukup dan terpenuhi hingga saat ini. “Dari satgas
pangan yang dibentuk oleh jajaran pemerintah bersama jajaran forkopimda,
ketersediaan pangan terutama sembako di Gresik masih terjamin dan stabil.
Sehingga harapan untuk swasembada pangan dapat terlaksana seperti apa yang
diharapkan,” imbuhnya.
Seiring dengan hal
tersebut, Bupati Sambari tidak menginginkan adanya kelangkaan pupuk di Gresik.
“Dengan kondisi wilayah di kabupaten Gresik saat ini, para petani mampu memanen
242 ribu ton beras tiap tahunnya dengan konsumsi beras mencapai 97 kilogram
perjiwa pertahun. Dari hal terebut agar semua berjalan lancer, kami tidak ingin
terjadi kelangkaan pupuk di kabupaten Gresik,” pinta Bupati Sambari.
Sementara itu, Rektor
Unmuh Prof. Dr. Setyo Budi menjelaskan tujuan diadakan seminar ini yaitu untuk
meningkatkan pengatahuan terutama terhadap permasalahan kependudukan dan
meningkatkan peran masyarakat terutama kepala desa untuk lebih aktif dalam
pendataan penduduk di wilayahnya masing-masing. 
“Kami berharap seminar ini
diikuti dengan baik, sehingga wawasan terkait masalah kependudukan dapat kita
peroleh,” ujarnya.

Selain itu, dirinya
juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Gresik yang
memberikan data secara riil terkait kondisi dan jumlah penduduk di kabupaten
Gresik. Sehingga semakin menambah pengetahuan bagi para peserta yang hadir
dalam seminar tersebut .(Luhung)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -













Most Popular