Gus Ipul Dukung Festival Makanan Halal

0

Surabaya, investigasi.today – Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf mendukung diselenggarakannya festival makanan halal. Sebab selain kian digemari oleh masyarakat, potensi bisnis makanan halal sangat menjanjikan karena negara ini memiliki populasi penduduk Muslim terbesar se-Asia Tenggara.

“Festival ini menjadi peluang bagi pelaku usaha kuliner lokal agar mereka bisa menjadi pemenang di era globalisasi serta ikut menggerakkan perekonomian nasional” kata Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat membuka Halal on Top di Grand City Mall Surabaya, Jumat (24/11) sore.

Gus Ipul mengatakan, berdasarkan data The Pew Forum on Religion and Public Life Tahun 2010, jumlah penduduk muslim di Indonesia mencapai 205 juta jiwa dari total 240 juta jiwa penduduk muslim di ASEAN. Sementara di Jatim sendiri terdapat 36,11 juta penduduk muslim.

Melihat potensi yang besar ini, lanjut Gus Ipul, maka pemerintah harus lebih fokus melindungi hak-hak kaum muslim, contohnya dalam bidang ekonomi kreatif. “Kita harus menjadi ikon halal food tourism di kawasan ASEAN, karena kita berkontribusi sekitar 40% dari total penduduk muslim di ASEAN” lanjutnya.

Pria kelahiran Pasuruan ini menambahkan, selain potensi yang besar tersebut, pengakuan dunia terhadap kuliner Indonesia juga semakin baik. Dari sepuluh makanan terlezat dunia yang dirilis CNN Internasional, terdapat dua makanan khas Indonesia menempati posisi pertama dan kedua, yaitu rendang dan nasi goreng.

Karena itu, Gus Ipul mendukung seluruh pihak untuk menggarap dengan serius potensi makanan halal ini. “Kita perlu mengangkat makanan tradisional khas Indonesia sebagai ikon halal food tourism. Dengan begitu, bukan hanya halal food tourism saja yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, melainkan pariwisata riil itu sendiri” katanya.

Ditambahkannya, salah satu hal yang perlu didorong adalah kesadaran para pengusaha Indonesia terhadap usaha halal food yang masih rendah. Ini dibuktikan dengan masih sedikitnya jumlah hotel dan restoran di Indonesia yang telah memiliki sertifikat halal.
Berdasarkan data dari Asosiasi Hotel dan Restoran Syariah Indonesia (AHSIN) 2014, saat ini Indonesia baru mempunyai 25 hotel yang restorannya bersertifikat halal serta 310 restoran bersertifikat halal. Sementara di sisi lain, Negara Thailand telah memiliki 100 hotel dan restoran yang bersertifikat halal, Malaysia memiliki 366 hotel syariah dan lebih dari 2.000 restoran yang bersertifikat halal, serta Singapura 2.691 hotel dan restoran yang sudah disertifikasi halal.

“Kita perlu dukungan dari semua pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, pengusaha, pihak swasta, Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH), MUI, dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Serta, diperlukan sokongan dari lembaga keuangan, seperti bank Syariah & kelembagaan Fintech Syariah dalam memajukan halal food tourism ini, khususnya dalam pembiayaan usaha makanan halal” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Founder Halal On Top, Mizan Sulthon mengatakan, festival ini diikuti oleh sekitar 60 stan yang terdiri dari berbagai jenis makanan dan minuman kuliner dan kegiatan unik lainnya, seperti kids corner, kampoeng_dolanan, cooking class. Para pengunjung juga akan dihibur oleh performance dari siswa SAIM, band akustik, dan Cinema on Top. (yit)