Hadir di Majelis Peroleh Ilmu dan Hidup Barokah

0
Surabaya, Investigasitop.com- Hadir
disebuah majelis mendatangkan berbagai keuntungan bagi umat, diantaranya ilmu
yang bermanfaat, serta menjadikan hidup lebih barokah.
Hal itu
disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat Pembacaan Dzikir Rotibul
Haddad dan Sholawat Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darut Muttaqin, Dusun
Kanigoro, RT 09 RW 03 Keboharan, Krian, Kab. Sidoarjo, Kamis (25/5).
Gus Ipul
mengatakan, majelis senantiasa diisi oleh tausiah dari orang yang kompeten di
bidang agama seperti kyai, ulama, ustadz, atau pemuka agama lainnya. Lewat
tausiah itu, kita dapat menambah ilmu yang benar, tepat, dan valid yang sesuai
dengan kitab suci Al-Qur’an dan ajaran agama.
“Barang siapa
yang senang menambah ilmunya, maka dia akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Dengan hadir di majelis, InshaAllah ilmu kita bertambah dan derajat kt akan
diangkat” katanya.
Lewat ilmu
itulah, lanjut Gus Ipul, umat jadi mengerti mana yang benar dan yang salah,
sehingga diharapkan tidak “gagal paham” saat menerima informasi. 
Hal ini tentu
berguna di era serba teknologi seperti sekarang dimana banyak sekali berita
palsu (hoaks) yang beredar, terutama
berita SARA yang berpotensi memecah belah umat.
“Karena itu,
belajar ilmu itu harus dari orang yang tepat. Contohnya jika ingin jadi petani
ya harus tau ilmu bertani, caranya dengan menempuh sekolah pertanian. Termasuk
jika kita ingin jadi orang yang mengerti agama harus tau ilmu agama. Belajarnya
tentu dari kyai, ustad, dan ulama lewat majelis seperti ini” jelasnya.
Lebih jauh
Gus Ipul menjelaskan, melalui ilmu  yang
didapat  dari majelis, kita akan
dituntun, diajak, dan dididik untuk menjalani hidup dengan lebih barokah. Baik
itu secara perilaku, cara membina keluarga yang islami, usaha mencari rejeki,
dan lainnya. Barokah adalah kunci menjalani hidup dengan bahagia.
“Banyak
orang kaya tapi tetap saja merasa kurang, ini artinya hidupnya tidak barokah.
Orang yang barokah  adalah orang yang
senantiasa  bersyukur atas apa yang
dimiliki, dan konsisten mencari rejeki dengan cara yang halal. Sehingga hidupnya
tenang, bahagia, dan berkecukupan” ujarnya.
Jika
kehidupan pribadi kita sudah barokah, tentu ini akan berimbas positif  bagi lingkungan sekitar, kemudian lingkungan
yang baik menjadikan suasana kabupaten/kota di Jawa Timur yang baik, dan jika
suasana Jatim baik, maka akan menginspirasi seluruh Indonesia agar baik pula.
“Dengan kata
lain, hadir di majelis ini bisa menjadikan kehidupan berbangsa dan bernegara
menjadi tenang, baik, aman, dan nyaman. Itulah yang menjadi modal utama kita
untuk melakukan pembangunan, dan pembangunan yang berjalan dengan lancar dan
sukses akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat” pungkasnya.(HPO/ adit)