Thursday, July 25, 2024
HomeBerita BaruHotICW : Penuntutan KPK dan Kejagung Terhadap Politikus Kendur

ICW : Penuntutan KPK dan Kejagung Terhadap Politikus Kendur

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana

Jakarta, Investigasi.today – Selama 2021, penuntutan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap politikus mengendur dan lebih banyak menuntut pihak swasta. Hal tersebut disampaikan peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana.

“Mengendurnya penindakan KPK semakin terlihat, terdakwa dengan latar belakang politik, seperti anggota legislatif, lebih sedikit dituntut oleh KPK,” ungkap Kurnia, Minggu (22/5).

Selama periode 2018 dan 2019, KPK menuntut 96 anggota legislatif di tingkat pusat maupun daerah. Namun, pada 2020 dan 2021 KPK cuma menindak 89 orang.

“Untuk tahun 2021, KPK memproses hukum 27 orang yang didominasi anggota legislatif daerah, praktis hanya satu orang berasal dari anggota DPR RI,” terang Kurnia.

Kurnia menilai KPK mulai melembek dan enggan mendalami kasus korupsi untuk mendalami peran politikus.

Tidak hanya menyoroti kinerja KPK, ICW juga melihat adanya penurunan penindakan terhadap politikus dalam penanganan perkara di Kejaksaan Agung.

Selama 2021, Kejaksaan Agung mayoritas mengusut perangkat desa dan aparatur sipil negara (ASN).

“Dari sini, terlihat kejaksaan belum banyak menangani perkara korupsi di wilayah politik,” tandas Kurnia.

Jika menemukan bukti, Kurnia meminta Kejaksaan Agung tidak segan untuk menindak politikus.

“Sama seperti KPK, Kejaksaan Agung juga memiliki kewenangan yang sama untuk menindak politikus berdasarkan aturan yang berlaku,” pungkas Kurnia. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular