Isolasi Mandiri dengan Keluarga Beresiko Tinggi Tularkan Corona

0

Jakarta, Investigasi.today – Isolasi mandiri orang yang diduga terinfeksi virus corona tidak boleh dilakukan di dalam satu rumah yang bercampur dengan anggota keluarga lain, karena hal itu justru berisiko tinggi menyebabkan anggota keluarga lain ikut terinfeksi corona.

Dalam diskusi Polemik MNC Trijaya dengan tema Covid-19 dan Ketidaknormalan Baru,
Pakar epidemiologi UI Pandu Riono mengatakan “isolasi mandiri dalam keluarga itu ternyata berisiko sekali, sudah banyak contoh kasus yang terjadi di banyak keluarga. 1 keluarga, terinfeksi semua, ada keluarga dokter juga,” ungkapnya, Sabtu (11/7).

Pandu menjelaskan, risiko itu muncul karena rumah tidak memiliki sirkulasi udara dan ventilasi yang memadai. Jika di dalam suatu rumah ber-AC ventilasinya tidak bagus, maka udara berputar disitu-situ saja. Jadi, jika ada satu keluarga terinfeksi corona di ruangan berventilasi tidak bagus, maka seluruh anggota keluarga kemungkinan besar bisa tertular.

“Kita harus mengevaluasi kembali isolasi mandiri di dalam suatu rumah,” tegasnya.

Menurut Pandu, menggunakan air conditioner atau mesin pendingin ini tetap berisiko. Oleh sebab itu, jika ada anggota keluarga yang terinfeksi atau memiliki gejala sebaiknya diisolasi di tempat yang lebih memadai.

“Sebaiknya dipindahkan ke tempat yang memadai, agar tidak menularkan pada anggota keluarga yang lain,” tandasnya. (Ink)