Jadi Pengedar Narkoba, Pelajar SMK Asal Desa Mojosarirejo Ditangkap Polisi

0
Barang bukti yang diamankan dari tersangka MFR (17)

Gresik, Investigasi.today – MFR (17), pelajar kelas 3 SMK asal Desa Mojosarirejo, Driyorejo harus merasakan pengapnya jeruji besi karena menjadi pengedar sabu-sabu.

Saat ditangkap Satreskoba Polres Gresik, MFR yang merupakan anggota jaringan peredaran narkoba di wilayah selatan ini sedang menunggu pemesan sabu-sabu.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatreskoba AKP Irwan Tjatur Prambudi mengatakan tersangka diamankan di tepi Jalan Raya Desa Mojosarirejo pada awal November 2021 saat menunggu pemesan yang akan mengambil sabu-sabu darinya.

“Saat digeledah, ditemukan satu klip berisi kristal putih sabu-sabu seberat 0,29 gram di dalam bungkus rokok.
Kemudian anggota melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan ditemukan dua paket sabu seberat 0,24 dan 0,13 gram dan bungkus rokok yang berisi sedotan plastik dan pipet kaca,” ungkapnya, Sabtu (20/11).

“Kami juga mengamankan satu kresek hitam yang di dalamnya berisi satu timbangan elektrik dan dua pack plastik klip. Uang tunai Rp. 300 ribu, satu buah handphone dan satu motor,” lanjut Irwan.

Meski tersangka masih dibawah umur, lanjut Irwan, namun dengan alasan apa pun, menjadi pengedar narkoba tidak bisa dibenarkan. “Apalagi tersangka diketahui merupakan jaringan, sehingga kasus ini akan terus dikembangkan,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subs Pasal 1 ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Irwan mengimbau para orang tua untuk mengawasi pergaulan anaknya, agar jangan sampai terjerumus narkoba. “Terbukti narkoba sudah masuk ke dunia pendidikan dan sudah banyak pelajar yang sudah menjadi korban. Oleh karenanya perlu diwaspadai bersama-sama agar peredaran narkoba bisa diberantas,” pungkasnya. (Slv)