Jadi Target Utama, Polda Jatim Lakukan Segala Cara Untuk Pulangkan Veronica

0
Veronica Koman

Surabaya, investigasi.today – Surat permintaan pencekalan dan pencabutan paspor tersangka kasus dugaan kabar bohong atau hoaks Asrama Mahasiswa Papua Surabaya hingga berujung kerusuhan di Papua, Veronica Koman yang saat ini beards di luar negeri sudah dilayangkan Polda Jawa Timur kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi.

Terkait hal ini, Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Polisi Luki Hermawan mengatakan “kami sudah melayangkan surat kepada Ditjen Imigrasi agar mencejal dan me cabut paspor tersangka atas nama Veronica Koman,” ungkapnya saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Sabtu (7/9).

Luki juga menambahkan bahwa pihaknya juga telah melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka atas nama Veronica Koman ke dua alamat yang ada di Indonesia, yaitu di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Tidak hanya itu, Polda Jatim juga bekerjasama dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri untuk mengonfirmasi keberadaan kuasa hukum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diduga saat ini berada di salah satu negara tetangga Indonesia.

“Saat ini Veronica tinggal dengan suaminya di negara itu. Suaminya merupakan warga negara asing yang juga penggiat LSM (lembaga swadaya masyarakat),” tandasnya.

Hasil pengembangan penyelidikan, Polda Jatim juga berhasil melacak dua nomor rekening Veronica Koman yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. “Terkait rekening tersebut, kami sudah bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Imigrasi, karena yang bersangkutan mendapat beasiswa dari negara kita untuk sekolah S2 bidang hukum,” jelasnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat konferensi pers

Demi secepatnya memulangkan Veronica Koman, Polda Jatim juga menjalin kerja sama dengan Tim Siber Bareskrim Mabes Polri dan berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

Polisi menjerat Veronica dengan pasal berlapis, yakni UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP, kemudian UU Nomor 1 Tahun 1946 dan UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras.

Saat ini Veronica Koman menjadi target utama di Jatim dan harus segera dipulangkan ke Indonesia, karena bisa mengungkap kasus yang ada di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya. (Laga)