Friday, July 19, 2024
HomeBerita BaruHotJokowi Hadiri Rakernas Projo di Indonesia Arena

Jokowi Hadiri Rakernas Projo di Indonesia Arena

Jakarta, investigasi.today – Elite parpol dari Koalisi Indonesia Maju telah tiba di Indonesia Arena untuk menghadiri Rakernas ke-6 Relawan Pro Jokowi (Projo). Mereka kompak datang berbarengan pukul 13.55 WIB. 

Sementara itu Presiden Jokowi hadir di lokasi pukul 14.15 WIB. Jokowi tampak mengenakan kemeja putih didampingi Ketum Projo yang juga Menkominfo, Budi Arie Setiadi.

Sementara itu berikut daftar ketum parpol KIM yang telah hadir:

  • Ketua Umum Golkar: Airlangga Hartarto
  • Ketua Umum PAN: Zulkifli Hasan
  • Ketua Umum Demokrat: Agus Harimurti Yudhoyono
  • Ketua Umum Gelora: Anis Matta
  • Ketua Umum PBB: Yusril Ihza Mahendra

Dalam rakernas ini, Projo siap mendeklarasikan sosok yang akan didukung sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang. Sosok itu disebut berinisial P.

Yang menarik juga turut hadir dalam Rakernas Projo Gibran Rakabuming Raka. Politikus PDIP sekaligus putra Presiden Jokowi ini santer dikaitkan sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Presiden Jokowi mengungkap banyak tantangan yang akan dihadapi oleh Presiden baru nanti di 2024. Salah satunya soal perubahan iklim yang mengancam dunia, termasuk Indonesia.

Banyak pulau-pulau di dunia menghilang akibat permukaan laut naik. Ini tak lepas dari perubahan iklim yang terjadi.

Selain iklim, Jokowi juga bicara soal pangan hingga tantangan yang makin besar lainnya. Kata dia, ke depan Indonesia butuh pemimpin yang punya nyali besar.

“Inilah tantangan-tantangan besar yang semakin kompleks yang akan dihadapi pemimpin ke depan, pemimpin kita ke depan. Oleh sebab itu diperlukan pemimpin yang memiliki visi taktis yang jelas, memiliki keberanian, berani mengambil risiko, punya nyali besar menghadapi tekanan negara negara besar,” kata Jokowi di Rakernas Projo di Indonesia Arena, Sabtu (14/10). 

Bagi Jokowi, yang terpenting untuk penerusnya adalah tak banyak bicara. Dia harus lebih banyak bekerja untuk rakyat.

“Rakyat butuh pemimpin yang tidak banyak bicara tapi banyak kerja. Yang mau bekerja untuk rakyatnya, yang mau bekerja untuk bangsanya, yang mau bekerja untuk negaranya, yang tidak gampang menyerah,” jelas dia.

“Ditekan enggak takut, tekan enggak mundur. Kita butuh pemimpin bernyali besar karena tantangan kita hadapi makin kompleks,” tutupnya. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular