Monday, May 20, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaKado HJKS, Pemkot Siapkan "Co-Working Space" untuk Anak Muda Kreatif Surabaya

Kado HJKS, Pemkot Siapkan “Co-Working Space” untuk Anak Muda Kreatif Surabaya

Surabaya,Investigasitop.com-Sejak awal tahun ini, gedung Siola
di kawasan Jalan Tunjungan dan Jalan Genteng Kali, “disulap” menjadi bangunan
multi fungsi. Selain menjadi pusat pelayanan perizinan dan dokumen
kependudukan, bangunan bersejarah ini juga difungsikan untuk pusat pembelajaran
keluarga (Puspaga). Nah, pertengahan tahun 2017 ini, fungsi Siola akan kembali
bertambah. 
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
berencana menyediakan ruang kerja bagi anak-anak muda kreatif di Surabaya.
Utamanya bagi anak-anak muda yang memiliki ketertarikan untuk mengembangkan
start up. Ruang kerja yang dinamakan co-working space ini juga akan menjadi
kado bagi warga Surabaya dalam peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-724
pada bulan Mei mendatang.
“Rencananya bulan Mei nanti kami
akan membuatkan co working space di gedung Siola lantai 3. Ruangan ini terbuka
untuk warga Surabaya,” ujar wali kota dalam keterangannya kepada awak media,
kemarin. 
Menurut wali kota, rencananya,
lokasi co-working space ini akan berada di dekat jembatan penyeberangan Gedung
Siola. Di tempat tersebut, anak-anak muda Surabaya bisa belajar mengeksplorasi
kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi dan membangun start-up. Apalagi,
pada November 2017 mendatang, Surabaya akan kedatangan mentor start up kelas
dunia seperti dari Google, Intel dan juga Facebook. Mereka akan memberikan
pelatihan bagi anak-anak muda Surabaya. 
“Menurut saya ini mendesak.
Co-working space ini seperti workshop-nya mereka. Tidak hanya start up bidang
teknologi, bisa juga anak-anak membuat kreasi semisal alat kontrol untuk
mematikan listrik di rumah. Nanti akan ada trainer yang akan membina mereka.
Peralatan hardware semua akan kami sediakan di sana sehingga anak-anak tinggal
memakai,” jelas wali kota
Meski terbuka untuk warga Surabaya,
tetapi anak-anak muda yang ingin bergabung di co-working space ini, terlebih
dulu harus mendaftar. Nantinya juga akan ada seleksi untuk memastikan bahwa
anak-anak yang ingin bergabung tersebut memang memiliki kemauan kuat untuk
mengkreasi karya, bukan melakukan hal negatif semisal melakukan hacking
system. 

Nantinya, bila ternyata animo
anak-aak muda Surabaya untuk bergabung di co-working space ini tinggi, Pemkot
Surabaya akan membuat ruangan serupa di lokasi lain. “Kalau animo nya tinggi,
akan kami buat lagi di tempat lain. Meskipun akan susah kalau di tiap kecamatan
karena ini butuh narasumber,” jelas wali kota sarat prestasi ini.(bud)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -












Most Popular